11 Tempat Wisata Nusa Lembongan Gratis Dan Berbayar Di 2024

Kapan lagi sempat liburan ke Lembongan? Jelajah tempat wisata Nusa Lembongan Bali? Pulau kecil di Bali tenggara ini merupakan tempat pelarian yang asik dan tenang buat saya ketika Bali memasuki masa long weekend dan peak season!

Tahu sendiri kan ribet dan macetnya Bali ketika peak season?

Karena hampir sebagian besar orang di Indonesia dan luar negeri lebih suka liburan ke Bali dari pada ke tempat lainnya :p

Yep, liburan ke Lembongan, menjelajah tempat wisata Nusa Lembongan adalah cara terbaik untuk lari dari semua itu!

Efek terlalu lama tinggal di pulau yang setiap hari berasa liburan, ketika long weekend datang malah merasa sebal! Kenapa?

Sejujurnya waktu terbaik menikmati pulau Bali adalah saat hari biasa.

Semua tempat wisata terlihat tidak begitu ramai, jalan – jalan utama di bali juga tidak terlalu macet.

Kalau boleh di bilang, hari biasa adalah hari dimana Bali bisa disebut sebagai perfect place for holiday! 

Makanya, kalau lagi rame gini, bawaanya pengen deh jelajah tempat wisata Nusa Lembongan yang masih sepi! Jadi kamu juga bisa berkunjung kesini selain mengunjungi tempat wisata Nusa Penida ya.

Tentu saja ada beberapa aktifitas seru dan beberapa tempat wisata Nusa Lembongan yang bisa kamu kunjungi disini. Disini saya merekomendasikan beberapa hal tersebut.

1. Pantai Jungut Batu

Pantai Jungut Batu ini adalah salah satu tempat wisata di Nusa Lembongan yang paling mudah aksesnya.

Pantai Jungut Batu juga salah satu yang terpopuler disini.

Bahkan ketika kamu baru sampai di Nusa Lembongan, kamu akan berlabuh di pantai ini.

Pantai Jungut Batu ini adalah salah satu tempat wisata di Nusa Lembongan yang paling mudah aksesnya.

Ombaknya tenang, karena tidak menghadap langsung ke Samudera Hindia.

Biasanya sih banyak yang berenang, atau bermain paddle boarding disini.

Kamu tertarik untuk mencobanya juga?

Pantai Jungut Batu adalah tempat pertama yang saya kunjungi di Nusa Lembongan.

Pantai ini adalah pintu gerbang utama bagi para wisatawan yang tiba di pulau ini.

Saya langsung jatuh cinta dengan pasir putih yang terhampar indah di sepanjang pantai ini.

Tarif

Biaya penyeberangan dari Pelabuhan Sanur ke Pantai Jungut Batu berkisar antara IDR 80.000 hingga IDR 110.000 (domestik) untuk sekali jalan menggunakan speed boat.

Daya Tarik

Salah satu daya tarik utama Pantai Jungut Batu adalah air lautnya yang jernih dan berwarna biru.

Karena mayoritas penduduk setempat adalah nelayan, kamu juga dapat melihat deretan perahu nelayan yang berjejer dengan rapi di sepanjang pantai.

Pemandangan ini begitu indah dan autentik!

[ Baca Juga: Pengalaman Naik Bounty Cruise Ke Nusa Lembongan Bali ]

2. Devil’s Tears Nusa Lembongan

Devil's Tears Nusa Lembongan

Tempat wisata Nusa Lembongan yang satu ini sebenarnya agak mirip dengan tempat wisata Water Blow di Nusa Penida.

Devil’s Tears adalah batu karang di tepi laut yang menghadap ke Samudra Hindia.

Fenomena alam langka terjadi di sini karena ombak besar yang memecah di batu karang, menciptakan air menyembur alami yang spektakuler.

Namun kamu harus datang kesini pada waktu yang tepat, atau kamu tidak bisa menemukan kondisi terbaik Devil’s Tears Nusa Lembongan.

Pada kondisi yang ideal, disini kamu bisa menemukan ombak meloncat tinggi sampai beberapa meter.

Itu juga yang membuat tempat ini dikenal dengan nama Devil’s Tears atau tangisan iblis.

Biasanya banyak turis yang berfoto dengan latar belakang ombak yang melompat tinggi tadi.

Namun saran saya harap jaga jarak dan berhati-hati ya.

Karena tempat ini cukup berbahaya dan sudah pernah memakan korban.

Tarif

Kamu hanya perlu membayar sekitar IDR 5.000 per orang untuk masuk ke Devil’s Tears.

Daya Tarik

Nama yang unik, “Devil’s Tears,” membuat tempat ini begitu menarik.

Ombak besar yang memecah di batu karang menciptakan pemandangan yang sangat dramatis dan mengagumkan.

Kamu akan merasa seperti berada di tempat yang benar-benar magis!

[ Baca Juga: 10 Ide Destinasi Asik Bali Untuk Weekend Traveler’s ]

3. Mushroom Bay Nusa Lembongan

Mushroom Bay Nusa Lembongan

Mushroom Bay atau Teluk Jamur adalah destinasi berikutnya yang saya kunjungi.

Awalnya saya tidak tahu kenapa tempat ini disebut dengan Mushroom Bay.

Namun yang jelas untuk kamu yang mencari ketenangan, kamu bisa mencoba main kesini.

Bersantai sepanjang hari sambil menikmati keindahan pantai tentu menjadi aktifitas yang menyenangkan.

Atau kamu juga bisa melakukan aktifitas olahraga air disini ya.

Yang pasti ini adalah tempat wisata bersantai yang wajib kamu kunjungi kalau berlibur ke Nusa Lembongan.

Pantai ini memiliki karakteristik berbeda dari Pantai Jungut Batu, dengan tebing-tebing tinggi yang memikat perhatian.

Tarif

Tidak ada biaya masuk untuk mengunjungi objek wisata Mushroom Bay.

Tetapi jika kamu ingin melakukan aktivitas seperti snorkeling atau menyelam, kamu perlu membayar sesuai dengan harga penyedia jasa.

Daya Tarik

Daya tarik utama di sini adalah tebing-tebing batu yang menghiasi pantai.

Kamu juga dapat melakukan aktivitas snorkeling dan menyaksikan keindahan biota laut yang masih terjaga dengan baik di pantai ini.

[ Baca Juga: Review : Berduaan Di Cafe Pandan Nusa Lembongan ]

4. Dream Beach Lembongan

Dream Beach Lembongan

Saya paling suka berkunjung ke Deram Beach Nusa Lembongan karena di dekatnya terdapat sebuah resto yang asik untuk bersantai seharian sambil memandangi Pantai Dream Beach.

Meski namanya mirip dengan Pantai Dreamland, namun karakter dua pantai ini berbeda lho.

Dream Beach ini ombaknya cukup besar.

Karena itu saya tidak merekomendasikan kamu berenang di tempat wisata Nusa Lembongan ini, kecuali kamu memang perenang handal.

5. Hutan Mangrove Lembongan

Hutan Mangrove Lembongan

Tempat wisata di Nusa Lembongan itu bukan cuma pantai saja ya.

Karena disini ada kawasan hutan mangrove yang selain menjadi tempat wisata, juga menjadi benteng pertahanan pulau ini dari abrasi.

Tidak seperti kawasan wisata Mangrove Bali Selatan, untuk menjelajahu hutan mangrove Nusa Lembongan kamu harus menyewa perahut.

Memang tidak ada jalur trekking di kawasan wisata Mangrove Nusa Lembongan ini.

Selain menjadi tempat konservasi alam, hutan bakau di Nusa Lembongan juga dapat dinikmati sebagai objek wisata.

Pulau ini memiliki hutan bakau yang luas di bagian utara hingga timur.

Tarif

Kamu dapat menyewa perahu tradisional dengan harga sekitar IDR 100.000 hingga IDR 200.000 untuk 3-6 orang untuk mengelilingi hutan bakau ini.

Daya Tarik

Hutan bakau setinggi 6 meter dengan luas sekitar 55 hektar menawarkan pemandangan alam yang hijau dan akar-akar tumbuhan bakau yang menjalar.

Mengelilingi hutan bakau ini dengan perahu kayu adalah pengalaman yang tenang dan menenangkan.

[ Baca Juga: Snorkeling disini, Snorkeling disitu, Tempat Snorkeling Terbaik Di Bali ]

6. Nusa Ceningan

Nusa Ceningan adalah pulau kecil yang berada diantara Nusa Lembongan dan Nusa Penida.

Pulau ini terhubung dengan sebuah jembatan dengan Nusa Lembongan.

Saya rekomendasikan untuk mengunjungi Nusa Ceningan juga karena ada beberapa tempat wisata menarik yang bisa kamu kunjungi seperti Secret Beach, Blue Lagoon dan Nusa Cenigan Bali Cliff Jump Point.

Namun untuk panduan liburan ke Nusa Ceningan akan saya buatkan tulisan terpisah saja ya.

7. Yellow Bridge AKA Jembatan Kuning Nusa Lembongan

Yellow Bridge AKA Jembatan Kuning Nusa Lembongan

Seperti yang saya bilang, Nusa Lembongan terhubung dengan Nusa Ceningan lewat sebuah jembatan.

Dikenal dengan nama Yellow Bridge atau Jembatan Kuning.

Yellow Bridge atau Jembatan Kuning adalah jalan penghubung antara Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan.

Jembatan ini memiliki panjang sekitar 138 meter dan lebar 1,8 meter.

Karena sering digunakan untuk foto pre-wedding, jembatan ini juga sering disebut sebagai “jembatan cinta.”

Jembatan ini memang menjadi salah satu tujuan wisata Nusa Lembongan yang ikonik.

Tempatnya sih memang asik buat berburu foto juga.

Jembatan ini pernah putus dan roboh akibat badai, namun sudah diperbaiki lagi.

Tarif

Kamu dapat menikmati tempat wisata di Nusa Lembongan Yellow Bridge tanpa biaya alias gratis.

Daya Tarik

Jembatan Kuning ini menawarkan pemandangan laut biru yang mempesona dan pepohonan hijau yang menjadikannya tempat yang sempurna untuk berjalan-jalan santai.

Jika dilihat dari jauh, jembatan ini bahkan mirip dengan Golden Gate Bridge di San Francisco, hanya berbeda dalam warna.

8. Wisata Keliling Pulau Nusa Lembongan Naik Sepeda Motor

Meski luas Nusa Lembongan tidak terlalu besar, namun mengelilingi pulau ini dengan sepeda motor sewaan juga akan menjadi kegiatan yang menyenangkan lho.

Jalanan pulau ini bisa dibilang sudah bagus, dan menyenangkan untuk dijelajahi kalau kamu sudah bosan mengunjungi beberapa tempat wisata disini.

9. Pantai Lebaoh Nusa Lembongan

Pantai Lebaoh Nusa Lembongan

Di tempat wisata Nusa Lembongan ini kamu bisa melihat lokasi budidaya rumput laut di Lembongan.

Lokasinya berada diantar Nusa Ceningan dan Nusa Lembongan.

Siapa tahu kamu penasaran seperti apa yang namanya tempat budidaya rumput laut itu.

Kamu bisa deh mampir ke Pantai Lebaoh Nusa Lembongan ini.

Keindahan pantai ini terletak pada keadaan laut yang dangkal, yang membuat rumput laut tumbuh subur.

Tarif

Kamu dapat masuk ke Pantai Lebaoh secara gratis, tetapi akan dikenakan biaya parkir kendaraan.

Daya Tarik

Pantai ini menarik karena merupakan tempat budidaya rumput laut, dan kamu dapat melihat para petani rumput laut bekerja di sana.

Selain itu, pantai ini memiliki aroma khas karena banyak rumput laut yang dijemur di tepi pantai.

Ini adalah pengalaman yang unik dan berbeda dari pantai-pantai lainnya di Nusa Lembongan.

10. Panorama Point

Panorama Point Nusa Lembongan

Panorama Point adalah tempat yang sempurna untuk menikmati pemandangan indah di Nusa Lembongan.

Terletak di dataran perbukitan tinggi, tempat ini menjadi destinasi favorit para wisatawan yang ingin menikmati pemandangan spektakuler.

Tarif

Kamu dapat menikmati Panorama Point tanpa biaya alias gratis.

Daya Tarik

Tempat ini menawarkan pemandangan laut biru yang menakjubkan, aktivitas perahu di pantai, dan panorama Gunung Agung yang megah.

Ini adalah tempat yang sempurna untuk menghabiskan waktu santai sambil menikmati keindahan alam.

11. Goa Gala-Gala

Goa Gala-Gala adalah goa yang berbeda dari goa-goa biasanya.

Goa ini memiliki penerangan lampu yang memadai dan tiga ventilasi udara.

Ada enam lobang pintu masuk di dalam goa ini, dan pengunjung dapat memilih masuk dari mana saja.

Tarif

Kamu hanya perlu membayar IDR 10.000 untuk masuk ke dalam Goa Gala-Gala.

Daya Tarik

Goa ini menawarkan pengalaman unik karena kamu dapat menjelajahinya dengan penerangan yang baik.

Meskipun tidak banyak aktivitas yang bisa dilakukan di dalam goa, namun keunikan tempat ini membuatnya layak untuk dikunjungi.

Berani Bermimpi, Berani Traveling, Berani Bertualang!
Ikuti travel blog catperku di social media : Instagram @catperku, Twitter @catperku & like Facebook catperku. Travel blog catperku juga menerima dukungan dengan donasi, dan atau ajakan kerjasama.

6 Transportasi Umum di Kuala Lumpur, Gratis Hingga Berbayar!

Kuala Lumpur, ibu kota Malaysia, adalah kota yang hidup dan terus berkembang. Salah satu kunci keberhasilannya adalah sistem transportasinya yang komprehensif dan efisien. Apakah kamu seorang wisatawan yang ingin menjelajahi kota ini atau penduduk lokal yang ingin bergerak dengan mudah, Kuala Lumpur memiliki berbagai jenis transportasi umum yang dapat memenuhi kebutuhanmu. Dalam panduan ini, kita akan membahas enam jenis transportasi umum di Kuala Lumpur, mulai dari yang gratis hingga yang berbayar.

1. Light Rail Transit (LRT)

Rute dan Atraksi Terdekat

LRT Kuala Lumpur adalah salah satu sarana transportasi andalan di kota ini.

Dikelola oleh Rapid Rail, sistem LRT ini memiliki tiga rute utama: Kelana Jaya Line, Ampang Line, dan Sri Petaling Line.

Kelana Jaya Line adalah pilihan yang bagus jika kamu ingin berbelanja di Suria KLCC, karena stasiun KLCC LRT sangat dekat dengan pusat perbelanjaan tersebut.

Rute lainnya juga melalui stasiun-stasiun penting, seperti Sentul Timur, Ampang, dan Putra Heights.

Tarif

Harga tiket LRT Kuala Lumpur bervariasi tergantung pada jarak perjalanan.

Sebagai ilustrasi, untuk perjalanan dari KL Sentral ke KLCC, kamu perlu membayar sekitar RM2.20.

Untuk kenyamanan lebih, kamu dapat menggunakan kartu perjalanan seperti Touch ‘n Go, tetapi jika tidak memiliki kartu, token bisa dibeli di vending machine di stasiun-stasiun.

Jadwal dan Jam Operasional

Stasiun LRT beroperasi mulai pukul 06:00 hingga tengah malam.

Selama jam sibuk, kereta datang setiap 3 hingga 6 menit, sedangkan di luar jam sibuk, kamu hanya perlu menunggu 5 hingga 10 menit.

Tingginya frekuensi kedatangan membuat LRT menjadi salah satu moda transportasi favorit di Kuala Lumpur.

[ Baca Juga: Panduan Asik Liburan Ke Kuala Lumpur Untuk Pertama Kali ]

2. Mass Rapid Transit (MRT)

Rute dan Atraksi Terdekat

MRT Kuala Lumpur adalah sistem transportasi umum massal yang menghubungkan berbagai wilayah kota di Kuala Lumpur, termasuk Kajang, Kwasa Damansara, dan Putrajaya.

MRT memiliki dua jalur utama: Kajang Line dan Putrajaya Line.

Selain digunakan oleh penduduk sekitar, MRT juga merupakan pilihan tepat untuk wisatawan.

Kamu bisa turun di Muzium Negara MRT Station untuk mengunjungi museum sejarah Malaysia, atau di Bandar Utama MRT Station untuk menjelajahi 1 Utama Shopping Centre, salah satu mal terbesar di Malaysia.

Tarif

Jika kamu ingin berkeliling Kuala Lumpur dengan MRT, gunakan kartu Touch ‘n Go untuk tarif lebih murah.

Harga tiket berkisar antara RM1.00 hingga RM5.50 tergantung pada jarak perjalanan.

Jika memilih untuk membeli token, tarifnya adalah sekitar RM1.10 hingga RM6.40.

Jadwal

Kereta MRT datang dengan interval 4 hingga 10 menit, tergantung pada waktu dan hari.

Kamu bisa mengunduh aplikasi PULSE by Prasarana (MyRapid PULSE) untuk memeriksa jadwal kereta yang paling mutakhir.

Mass Rapid Transit (MRT) Di Kuala Lumpur!

3. KL Monorail

Rute dan Atraksi Terdekat

KL Monorail adalah moda transportasi umum di Kuala Lumpur yang berjalan di atas rel layang.

Rute ini melibatkan 11 stasiun, dimulai dari KL Sentral dan berakhir di Titiwangsa.

Dalam waktu 22 menit, kamu dapat menyeberangi kota dari ujung ke ujung.

KL Monorail adalah pilihan yang sempurna jika kamu ingin mengunjungi Golden Triangle, daerah perbelanjaan dan hiburan terkenal di Kuala Lumpur.

Tarif

Harga tiket KL Monorail sedikit lebih tinggi dibandingkan LRT.

Dari KL Sentral ke Tun Sambanthan, kamu perlu membayar RM1.30 jika menggunakan pembayaran tunai.

Untuk perjalanan hingga Titiwangsa, tarifnya sekitar RM4.10.

Jadwal dan Jam Operasional

Kereta monorail pertama berangkat pada pukul 6 pagi setiap hari.

Kereta selanjutnya tiba dalam 8 hingga 12 menit, jadi tidak perlu khawatir jika melewatkannya.

Pastikan kamu ingat bahwa kereta terakhir berangkat pada pukul 23:30 dari KL Sentral atau 23:50 dari Titiwangsa.

[ Baca Juga: Rekomendasi Tempat Wisata Kuala Lumpur Wajib Kunjung! ]

4. KTM Komuter

Rute KTM Komuter

KTM Komuter adalah layanan kereta api lokal yang menghubungkan Kuala Lumpur dengan berbagai kota di sekitarnya.

Terdapat dua jalur utama, yaitu Batu Caves – Pulau Sebang dan Tg. Malim – Pelabuhan Klang.

Kereta Komuter juga memungkinkan akses mudah ke sistem perkeretaapian lainnya seperti LRT, MRT, dan KL Monorail.

Beberapa stasiun KTM Komuter sangat dekat dengan stasiun kereta lainnya.

Atraksi Terdekat

KTM Komuter adalah pilihan transportasi yang efisien jika kamu ingin mengunjungi Batu Caves yang terkenal.

Kamu hanya perlu berjalan sebentar dari Batu Caves Komuter Station untuk sampai di kuil Hindu yang ikonis ini.

Pastikan untuk memeriksa jadwal KTM Komuter sebelum merencanakan perjalananmu.

Tarif dan Jam Operasional

Untuk menikmati layanan ini, kamu dapat menggunakan kartu Touch ‘n Go atau kartu khusus Komuter Link yang dijual di semua loket tiket KTM Komuter seharga RM5 (belum termasuk saldo).

Tarif kereta komuter lebih murah dibandingkan LRT dan KL Monorail.

Stasiun KTM Komuter buka dari pukul 06:00 hingga 23:15.

5. Go KL City Bus

Tarif

Go KL adalah sebuah layanan transportasi umum di Kuala Lumpur berupa bus gratis yang menghubungkan penumpang dengan gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, destinasi wisata, dan transportasi umum di pusat Kuala Lumpur.

Kamu tidak perlu membayar apa pun, membuatnya sangat praktis.

Rute

Terdapat empat rute Go KL yang cocok untuk wisatawan, karena berhenti di lokasi-lokasi strategis.

Green Line menghubungkan KLCC dan Bukit Bintang, Purple Line menghubungkan Pasar Seni dan Bukit Bintang, Red Line menghubungkan Hab Titiwangsa dan KL Sentral, dan Blue Line juga menghubungkan Hab Titiwangsa dan Bukit Bintang.

Kamu dapat naik bus di Red Line untuk mengunjungi Merdeka Square (Dataran Merdeka).

Jam Operasional

Go KL City Bus beroperasi dari pukul 6 pagi hingga 11 malam.

Namun, saat jam sibuk (07:00 – 10:00 dan 16:00 – 20:00), bus dapat sangat ramai, jadi pertimbangkan alternatif transportasi lain jika kamu tidak ingin menunggu lama.

Bus Go KL juga dilengkapi dengan fasilitas ramp kursi roda untuk penyandang disabilitas serta Wi-Fi gratis.

6. Bus Rapid KL

Rute

Bus Rapid KL melayani lebih dari 100 rute di Klang Valley, menjadikannya pilihan transportasi umum yang luas.

Rute ini mencakup banyak lokasi di Kuala Lumpur dan sekitarnya.

Beberapa perhentian bus terintegrasi dengan stasiun LRT, MRT, dan KTM Komuter, sehingga perjalanan dengan kendaraan umum semakin mudah.

Stasiun seperti KL Sentral, KLCC, dan Titiwangsa merupakan beberapa titik penting yang dilayani oleh Bus Rapid KL.

Kekurangan

Salah satu kekurangan Bus Rapid KL adalah frekuensi kedatangannya yang rendah pada beberapa rute, sekitar 2 hingga 3 bus per jam.

Oleh karena itu, kamu mungkin perlu menunggu lebih lama di halte bus.

Tarif dan Jam Operasional

Untuk naik Bus Rapid KL, kamu harus memiliki kartu Touch ‘n Go, yang bisa kamu beli seharga RM10.00, termasuk saldo RM4.80.

Tarif bus tergantung pada jarak perjalanan, mulai dari RM1.00 hingga RM5.00.

Bus Rapid KL beroperasi dari pukul 06:00 hingga 23:00 pada hari Senin hingga Sabtu, dan dari pukul 06:00 hingga 00:00 pada hari Minggu dan hari libur nasional.

Dengan enam jenis transportasi umum yang berbeda, berkeliling Kuala Lumpur menjadi lebih mudah dan efisien.

Pilihlah moda transportasi yang sesuai dengan rencana perjalananmu, dan nikmatilah pengalaman menjelajahi kota ini dengan nyaman.