Kayu Aro, Daya Tarik Hamparan Kebun Teh Di Kaki Gunung Kerinci

Kayu Aro adalah nama dari sebuah kecamatan yang berada di Kabupaten Kerinci, Jambi, Indonesia. Kayu Aro ini sangat terkenal sebagai daerah penghasil teh dengan kualitas terbaik.

Disini juga terdapat perkebunan teh Kayu Aro PTPN 6 yang merupakan kebun teh terluas di dunia dalam satu hamparan.

Selain penggunaan di dalam negeri, teh hasil produksi Kayu Aro ini telah diekspor ke berbagai negara di dunia.

Video Blog, Drone View Kebun Teh Kayu Aro

 

 

My Instagram : instagram.com/catperku
My Youtube : youtube.com/@catperku

Sejarah Kebun Teh Kayu Aro

Kebun Teh Kayu Aro memiliki sejarah yang panjang dan kaya akan perjuangan serta perkembangannya sejak masa kolonial Belanda hingga saat ini.

Berdiri sejak tahun 1925, kebun teh ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari warisan budaya dan ekonomi Indonesia.

Dulu, kebun teh ini dikelola oleh pekerja yang datang dari Pulau Jawa, sehingga pengaruh budaya Jawa sangat kuat di lingkungan sekitar kebun teh ini.

Peta Lokasi dan Luas Kebun Teh Kayu Aro

Berada di kaki Gunung Kerinci, kebun teh ini menawarkan pemandangan alam yang memukau dengan luasnya sekitar 2.500 hektar dan ketinggian sekitar 1.600 meter di atas permukaan laut.

Lokasinya yang strategis membuat kebun teh ini menjadi destinasi wisata yang populer bagi para pengunjung yang ingin menikmati keindahan alam sambil merasakan udara segar pegunungan.

Produksi Teh Berkualitas Tinggi

Kebun Teh Kayu Aro terkenal akan produksi teh berkualitas tinggi, terutama jenis Teh Ortodoks atau Teh Hitam.

Proses produksinya melalui tahapan yang ketat untuk memastikan kualitas teh yang dihasilkan tetap terjaga.

Dari proses pemeliharaan tanaman hingga pemetikan daun teh yang dilakukan secara hati-hati, semua tahapan dilakukan dengan teliti demi menghasilkan teh yang berkualitas unggulan.

Proses Produksi Teh

  1. Pemeliharaan Tanaman: Proses dimulai dengan pemeliharaan tanaman teh agar menghasilkan daun teh berkualitas baik. Perawatan tanaman dilakukan secara teratur untuk memastikan pertumbuhan yang optimal.
  2. Pemetikan Daun Teh: Setelah daun teh siap dipanen, dilakukan proses pemetikan yang dilakukan oleh para pekerja perkebunan dengan menggunakan teknik khusus agar daun teh yang dipetik tetap utuh dan berkualitas.
  3. Pelayuan: Tahap pelayuan adalah tahap penting dalam produksi teh. Proses ini melibatkan penyebaran daun teh yang telah dipetik secara merata dan pembekuan untuk menghentikan proses oksidasi daun teh.
  4. Pengeringan: Daun teh yang telah melalui proses pelayuan kemudian dikeringkan secara alami atau menggunakan mesin pengering untuk menghilangkan kadar airnya.
  5. Fermentasi dan Pengujian: Setelah dikeringkan, daun teh akan mengalami proses fermentasi untuk menghasilkan aroma dan rasa yang khas. Selanjutnya, dilakukan pengujian sampel untuk memastikan kualitas teh yang dihasilkan.

Daya Tarik Wisata Kebun Teh Kayu Aro

Selain menjadi pusat produksi teh, Kebun Teh Kayu Aro juga merupakan destinasi wisata yang menarik bagi para pengunjung.

Dengan udara yang sejuk dan pemandangan alam yang memukau, pengunjung dapat menikmati berbagai kegiatan seperti berjalan-jalan di antara tanaman teh, mengunjungi pabrik pengolahan teh, dan bahkan berpartisipasi dalam proses pemetikan daun teh.

Wisata Sekitar

Bagi para pengunjung yang ingin menjelajahi lebih jauh, sekitar Kebun Teh Kayu Aro terdapat berbagai objek wisata menarik seperti Gunung Kerinci, Danau Kerinci, dan Taman Nasional Kerinci Seblat.

Setiap destinasi menawarkan pesona alam yang berbeda dan pengalaman yang tak terlupakan bagi para pengunjung.

Dengan begitu banyaknya daya tarik yang ditawarkan, Kebun Teh Kayu Aro menjadi destinasi yang sempurna untuk menghabiskan waktu liburan sambil menikmati keindahan alam Indonesia.

Rute Jalan Kaki Dari Bukit Bintang Ke Petronas Twin Towers KL!

Halo semuanya! Kali ini travel blog indonesia catperku.com akan bercerita tentang pengalaman menarik saya jalan kaki dari Bukit Bintang ke Petronas Twin Towers di Kuala Lumpur, Malaysia, melalui jembatan pejalan kaki Pavilion – KLCC. Ini adalah salah satu cara terbaik untuk menikmati pemandangan kota sambil berjalan santai.

Video Jalan Kaki Dari Bukit Bintang Ke Petronas Twin Towers Kuala Lumpur Malaysia Lewat Pavilion – KLCC Bridge Walkway

 

 

My Instagram : instagram.com/catperku
My Youtube : youtube.com/@catperku

Kuala Lumpur, Kota Ramah Pejalan Kaki

Kuala Lumpur adalah salah satu kota yang cukup ramah untuk pejalan kaki.

Jadi, jika kamu berencana liburan ke Kuala Lumpur, jangan ragu untuk menjelajah kota ini dengan berjalan kaki.

Salah satu jalur pejalan kaki favorit saya adalah dari Pavilion Mall di Bukit Bintang menuju Menara Kembar Petronas dan Suria KLCC Mall melalui Aquaria KLCC.

Pavilion – KLCC Bridge Walkway: Kenyamanan Berjalan Kaki

Jembatan pejalan kaki antara Pavilion dan KLCC, juga dikenal sebagai “KLCC – Bukit Bintang Walkway,” mungkin adalah cara terbaik untuk mencapai Aquaria KLCC dari area Pavilion / Bukit Bintang.

Ini adalah jembatan pejalan kaki yang tertutup dan ber-AC sepanjang 1,17 km yang menghubungkan Pavilion KL dengan Impiana KLCC Hotel dan Kuala Lumpur Convention Centre.

Dengan berjalan kaki, kamu dapat menikmati pemandangan kota dan merasakan kesejukan AC saat kamu menelusuri jembatan ini.

Perjalanan dari Pavilion ke KLCC memakan waktu sekitar 15-20 menit, dan jembatan ini beroperasi dari pukul 6:00 pagi hingga 11:00 malam.

[ Baca Juga: Hotel Di Dekat Daerah Bukit Bintang Kuala Lumpur Malaysia Strategis! ]

Sejarah Jembatan Pejalan Kaki KLCC – Bukit Bintang Walkway

Jembatan pejalan kaki ini dibuka pada tahun 2012 dan merupakan salah satu dari dua jembatan pejalan kaki di kota ini yang menjaga pejalan kaki di atas lalu lintas dan menawarkan akses mudah ke bangunan-bangunan di sepanjang rute.

Yang lainnya adalah Jalan Sultan Ismail Pedestrian Walkway, Kuala Lumpur, antara stasiun LRT Sultan Ismail dan Stasiun Monorel Medan Tuanku, yang dibangun pada tahun 2014.

Dengan keberadaan jembatan ini, kamu bisa jalan kaki Dari Bukit Bintang Ke Petronas tanpa perlu kehujanan atau kepanasan.

[ Baca Juga: Panduan Asik Liburan Ke Kuala Lumpur Untuk Pertama Kali ]

Cara Menggunakan Jembatan Pejalan Kaki

Jika kamu ingin menggunakan jembatan pejalan kaki ini, kamu dapat memulai perjalanan dari Suria KLCC shopping centre di Kuala Lumpur.

Kamu dapat memilih untuk berjalan melalui taman menuju KL Convention Centre, yang merupakan titik awal dari jembatan pejalan kaki ini.

Namun, jika kamu ingin tetap berada dalam ruangan ber-AC, kamu dapat menggunakan terowongan di dekat supermarket di lantai LG di Mall, untuk berjalan di bawah tanah ke lantai LG Convention Centre.

Dari taman, masuklah ke KL Convention Centre dan berbelok ke kiri, berjalan menuju lift tengah.

Kamu akan memiliki pemandangan yang indah dari taman.

Terowongan dari Mall berada tepat di bawahnya.

Ketika kamu mencapai lobi lift, naiklah lift atau eskalator ke Food Court. Berjalanlah melewati Food Court dan berbelok kiri mengikuti tanda-tanda menuju Aquaria.

Di pintu masuk Aquaria, berbelok kanan naik eskalator dan keluar melalui pintu kaca.

Pintu masuk ke Jembatan Pejalan Kaki KLCC ke Bukit Bintang berada tepat di depanmu, naiklah eskalator, yang akan membawamu langsung ke jembatan pejalan kaki.

Ada juga lift di belakang eskalator.

[ Baca Juga: Itinerary Liburan Ke Malaysia 4 Hari 5 Malam Versi Catperku.com ]

Keamanan dan Kenyamanan Jalan Kaki

Jembatan pejalan kaki ini tertutup dan dilengkapi dengan kaca sehingga kamu merasa sejuk dan aman selama perjalanan.

Kamu tidak perlu berjalan di jalan raya, sehingga perjalanan ini aman dan mudah.

Terdapat papan petunjuk besar di sudut pertama, yang membantu karena daftar berbagai atraksi dan bangunan di sepanjang jalan dan di kedua ujung jembatan.

Selama perjalanan, kamu dapat mengidentifikasi berbagai bangunan dan melihat ke jalan-jalan di bawahnya.

Kamu dapat keluar di beberapa titik di sepanjang jalan.

Terdapat pintu masuk/keluar untuk bangunan, jalan, dan transportasi umum.

Papan petunjuk dari langit-langit menunjukkan tujuan.

Perjalanan di sepanjang jembatan selebar 5 meter ini memakan waktu antara 10 dan 15 menit, hanya dengan berjalan santai.

Meskipun tentu saja kamu dapat menyelesaikan perjalanan tersebut dengan lebih cepat.

Hanya bagian masuk dan keluar yang tidak berlapis kaca.

Jembatan pejalan kaki ini langsung berhubungan dengan jalur pejalan kaki yang terletak di lantai 3 Pavilion Mall (Level 3) yang diapit oleh restoran-restoran.

Di lantai dasar juga terdapat food court yang sangat luas. Pintu masuk di ujung lain Level 3 membuka ke Jalan Bukit Bintang.

Kuala Lumpur City Centre (KLCC)

Kuala Lumpur City Centre (KLCC) adalah area pengembangan multipurpose di Kuala Lumpur, Malaysia.

Ini adalah rumah bagi Menara Kembar Petronas, menara kembar tertinggi di dunia.

Pembangunan KLCC dimulai setelah situs seluas 100 acre ini ditinggalkan oleh Selangor Turf Club pada tahun 1992 setelah menghuni situs tersebut selama hampir 100 tahun.

Kesimpulan: Rute Jalan Kaki Dari Bukit Bintang Ke Petronas Twin Towers KL Itu Mudah Dicari!

Jadi, jika kamu berada di Kuala Lumpur dan ingin mengunjungi Petronas Twin Towers atau Aquaria KLCC, jangan ragu untuk mencoba berjalan kaki melalui Pavilion – KLCC Bridge Walkway.

Ini adalah pengalaman yang nyaman, aman, dan memungkinkanmu menikmati pemandangan kota tanpa harus berhadapan dengan lalu lintas.

Selamat berjalan kaki!