Riding Lewat “Jalan Tol” Blitar Malang, Lewat Bendungan Lahor!

“Jalan Tol” Blitar Malang, Lewat Bendungan Lahor Adalah Jalan Pintas dari Blitar ke Malang!

Pernah dengar tentang rute alternatif dari Blitar ke Malang yang melewati Bendungan Lahor atau sering disebut sebagai “jalan tol” oleh beberapa orang?

Meskipun secara teknis bukan jalan tol seperti yang biasa kita temui, rute ini merupakan jalan pintas yang populer digunakan oleh para pengemudi yang ingin menghemat waktu dan biaya perjalanan.

Dalam tulisan ini, saya akan membahas lebih detail mengenai rute Blitar-Malang melalui Bendungan Lahor, termasuk informasi mengenai biaya, pemandangan yang akan kamu temui, dan alasan mengapa rute ini menjadi pilihan favorit bagi banyak orang.

Mengapa Memilih Rute Melalui Bendungan Lahor?

 

 

My Instagram : instagram.com/catperku
My Youtube : youtube.com/@catperku

Sebelum kita melangkah lebih jauh, kamu mungkin bertanya-tanya, mengapa memilih rute ini dibandingkan dengan rute konvensional melalui jalan utama?

Ada beberapa alasan mengapa orang-orang memilih rute ini:

1. Hemat Waktu

Salah satu alasan utama adalah waktu. Rute melalui Bendungan Lahor ini lebih singkat dibandingkan dengan rute konvensional melalui jalan utama.

Ini sangat berguna jika kamu ingin mencapai Malang dengan cepat, terutama jika kamu memiliki rencana atau janji tertentu di sana.

2. Hemat Biaya

Biaya tol untuk melintasi Bendungan Lahor sangat terjangkau. kamu hanya perlu membayar IDR 1000 untuk sepeda motor dan IDR 3000 untuk mobil.

Jika kamu ingin menghemat uang selama perjalanan, ini adalah pilihan yang bagus.

3. Pemandangan yang Menawan

Perjalanan melalui Bendungan Lahor juga menawarkan pemandangan yang indah.

Kamu akan melintasi waduk yang luas dengan air yang tenang dan hijau.

Ini adalah tempat yang bagus untuk berhenti sejenak dan menikmati pemandangan alam yang menenangkan.

[ Baca Juga: Naik Sepeda Motor Di Jalan Tol Bali Mandara! Emang Bisa Ya? ]

Bagaimana Cara Menuju Bendungan Lahor dari Blitar?

Langkah 1: Dari Blitar menuju Kademangan

Perjalanan dimulai dari Blitar.

Kamu bisa memulai perjalanan dari pusat kota Blitar atau dari lokasi mana pun yang sesuai.

Menuju arah timur menuju Kademangan.

Langkah 2: Masuk ke Jalan Pintas

Setelah kamu mencapai Selorejo ( sebelum Polsek Selorejo ), kamu akan menemukan tikungan ke kanan yang menuju ke Bendungan Lahor.

Jalan ini cukup luas dan berkelok-kelok, tetapi itu adalah bagian dari petualangan.

Jangan lupa mematuhi aturan lalu lintas dan berhati-hati saat berkendara di sini.

Langkah 3: Melintasi Bendungan Lahor

Saat kamu mengikuti jalan ini, kamu akan segera mencapai Bendungan Lahor.

Di sini, kamu harus membayar biaya masuk yang telah disebutkan sebelumnya.

Setelah membayar, kamu bisa melanjutkan perjalanan kamu melintasi bendungan yang menakjubkan ini.

Langkah 4: Menuju Malang

Setelah kamu melintasi Bendungan Lahor, kamu akan melanjutkan perjalanan menuju Malang.

Perjalanan dari sini menuju Malang tidak terlalu jauh, dan kamu akan tiba di Malang dalam waktu yang relatif singkat.

[ Baca Juga: Rute Touring Blitar – Trenggalek – Ponorogo – Magetan – Tawangmangu ]

Tips untuk Perjalanan Kamu

  • Pastikan kendaraan kamu dalam kondisi baik sebelum memulai perjalanan ini. Ini adalah rute yang bergelombang dan berkelok-kelok, jadi pastikan kendaraan Akamu da siap untuk menghadapinya.
  • Selalu patuhi aturan lalu lintas dan perhatikan kecepatan kamu, terutama saat melintasi bendungan.
  • Bawalah air minum dan beberapa camilan jika kamu ingin berhenti sejenak dan menikmati pemandangan di sepanjang rute.
  • Jangan lupa membawa uang tunai dalam denominasi kecil untuk membayar biaya masuk Bendungan Lahor.

[ Baca Juga: Touring Jelajah Jalur Lintas Selatan Jawa – Gunungkidul – Pacitan ]

Kesimpulan

Rute Blitar-Malang melalui Bendungan Lahor adalah pilihan menarik bagi mereka yang ingin menghemat waktu dan biaya perjalanan.

Meskipun bukan jalan tol konvensional, rute ini menyajikan pengalaman berkendara yang unik dengan pemandangan alam yang menakjubkan.

Jadi, jika kamu mencari alternatif untuk mencapai Malang, pertimbangkan untuk mencoba rute ini pada perjalanan kamu berikutnya!

Tips Solo Riding, Touring Ke Bali Sendirian!

Kamu mau touring ke Bali? Solo riding ke Bali? Mungkin kamu pelu menonton motovlog touring naik motor liburan ke Bali sendirian disini, juga membaca tulisan tentang tips naik motor ke Bali ini sampai selesai. Terutama buat kamu yang baru pertama kali ke bali lewat jalur darat. Karena disini ada beberapa hal penting yang perlu kamu perhatikan sebelum ke Bali Naik Motor

Terus, sebenarnya berapa lama naik sepeda motor ke Bali? Sebenarnya jawaban untuk pertanyaan ini berbeda beda. Tergantung kamu berangkatnya dari mana. Namun, untuk tulisan ini, saya anggap kamu berangkatnya dari Pulau Jawa saja. Kalau saya ini berangkatnya dari Blitar. Jadi waktu tempuh touring ke Bali itu sekitar belasan jam saja.

Rekor saya tercepat touring ke Bali dari Blitar sih sebenarnya 13 jam perjalanan saja. Namun karena pada motovlog dibawah nanti agak santai dan beberapa kali berhenti, saya memerlukan waktu hampir 15 jam untuk sampai ke bali dengan sepeda motor. Saya juga melewati rute jalur pantura agar perjalanan lebih cepat karena kondisi jalanan pantura cukup bagus untuk sepeda motor.

Motovlog Solo Riding, Touring Ke Bali Sendirian!

Nah, sebelum mulai membaca tips touring ke Bali, kamu bisa menonton motovlog naik sepeda motor ke Bali sendirian dulu dibawah. Jangan lupa tonton sampai selesai, tinggalkan komentar, like, share dan subscribe channel youtube.com/catperku deh! Terimakasih banyak sebelumnya!

 

 

—–
My Instagram : instagram.com/catperku
My Travel Blog : catperku.com
—–

Tips Touring Ke Bali, Solo Riding Sendirian!

Nah, sekarang masuk ke tips dan trik naik motor ke bali sendirian. Ada beberapa hal yang saya bahas disini nantinya. Seperti biaya touring, rute yang bisa dilewati, tempat menarik apa saja yang bakal ditemui di sepanjang jalan hingga kuliner apa saja yang bisa dicoba sepanjang rute. Tentu saja, ini berdasarkan studi kasus saya berangkat dari Blitar ya. Jika kamu berangkat touring dari kota lain ke Bali, ya disesuaikan saja deh.

Tips Touring Ke Bali, Motovlog Solo Riding Ke Bali Sendirian!
Tips Touring Ke Bali, Motovlog Solo Riding Ke Bali Sendirian!

Berapa Biaya Touring Ke Bali?

Nah, ini sebenarnya tiap orang bisa berbeda beda. Karena style touring tiap orang juga akan berbeda beda. Ada yang touring super irit ke Bali, ada yang touring mewah, ada juga yang menyesuaikan kantong seperti saya. Ya… maksudnya enggak ngirit amat, nggak mewah amat. Balance lah. Nggak mau kan pulang touring dari Bali malah bokek?

Penggunaan bahan bakar juga bakal menentukan seberapa besar biaya touring ke Bali. Pengguna Pertamax tentu harus mengeluarkan biaya lebih banyak dibandingkan pengguna BBM Pertalite dan Premium. Tapi, kalau kamu bisa jalan jalan naik motor ke Bali, sebaiknya tidak menggunakan BBM bersubsidi seperti premium.

Nah, sekarang berapa sebenarnya biaya touring ke Bali itu? Biasanya saya yang ke bali bawa Vario 110 atau PCX 150 akan mengeluarkan IDR 100.000-150.000 untuk bahan bakar. Terus untuk jajan, makan dan segala macamnya bisa keluar IDR 200.000. Soalnya saya memang suka kulineran sih, jadi ya rada boros buat makan. Terus, kalau saya males langsung ke Bali, biasanya bakal menginap dulu di Banyuwangi, sekalian buat kulineran di Banyuwangi. Jadi ya bakal keluar lagi ekstra IDR 250.000 untuk makan dan penginapan di Banyuwangi.

Jadi kalau saya langsung gas poll pas touring ke Bali dari Blitar, saya hanya akan mengeluarkan uang IDR 300.000-an saja. Kalau pake menginap dulu di Banyuwangi ya bakal keluar sampe 500.000 karena harus bayar penginapan di Banyuwangi dan makan selama disana. Saya jarang nginep di pom bensin ya kalau lagi touring. Namun idealnya, untuk touring ke Bali yang nyaman, dengan jarak tempuh sekitar 500 km per hari, bakal mengeluarkan uang sekitar IDR 300.000 – 400.000 deh.

Jalur Touring Ke Bali Yang Asik?

Kalau kamu berangkat dari Jawa, ada beberapa jalur touring ke Bali yang bisa kamu coba. Yang pertama dan paling banyak digunakan tentu saja lewat jalur Pantura ke Bali. Lalu untuk kamu yang suka melewati jalur berkelok-kelok, lewat jalur lintas selatan Jawa akan menjadi pilihan menarik. Atau bisa juga kombinasi jalur utara, jalur tengah dan selata.

Nah, untuk yang berangkatnya dari daerah Jawa Timur seperti dari Blitar, kamu bisa mencoba melewati jalur yang ada di video diatas atau beberapa jalur dibawah ini :

  • Jalur utama seperti motovlog diatas : Blitar – Kepanjen – Malang – Pasuruan – Probolinggo – Bondowoso – Situbondo – Banyuwangi – Gilimanuk – Negara – Tabanan – Denpasar.
  • Touring ke Bali lewat jalur lintas selatan : Blitar – Kepanjen – Turen – Dampit – Piket Nol – Lumajang – Jember – Alas Gumitir – Banyuwangi – Gilimanuk – Negara – Tabanan – Denpasar.
  • Touring lewat Taman Nasional Bromo Tengger Semeru :  Blitar – Kepanjen – Tumpang – Poncokusumo – Ngadas – Cemoro Lawang – Probolinggo – Bondowoso – Situbondo – Banyuwangi – Gilimanuk – Negara – Tabanan – Denpasar. (Kalau lewat rute ini kamu harus bayar tiket masuk ke Bromo juga)
  • Touring lewat Ranu Pane Lumajang ke Bali  : Blitar – Kepanjen – Tumpang – Poncokusumo – Ngadas – Ranu Pane – Senduro – Lumajang – Jember – Alas Gumitir – Banyuwangi – Gilimanuk – Negara – Tabanan – Denpasar.

Untuk di Bali sebenarnya ada pilihan lewat jalur utara lewat Singaraja, atau jalur tengah Baturiti dan Bedugul. Jadi tidak perlu melewati jalur utama Gilimanuk Denpasar. Namun untuk ini akan saya bahas di tulisan lain saja.

Menyeberang Ke Bali Lewat Pelabuhan Mana?

Hanya ada satu penyeberangan dari Jawa ke Bali. Yaitu melewati Pelabuhan Ketapang dan Pelabuhan Gilimanuk. Untuk cara menyeberang ke Pelabuhan Gilimanuk dari Pelabuhan Ketapang ketika touring ke Bali bisa kamu temukan disini. Sementara itu untuk arah sebalikya keteika menyeberang dari Pelabuhan Gilimanuk ke Pelabuhan ketapang bisa kamu temukan disini.

Kuliner Yang Bisa Dicoba Selama Touring Ke Bali?

Sebenarnya ada banyak banget kuliner yang bisa kamu coba di sepanjang perjalanan menuju Bali. Namun kalau pas lewat Banyuwangi, kamu harus mencoba beberapa kulinernya seperti Rawon Pecel atau Rujak Soto.

***

Nah, bagaimana? Semoga tips touring ke Bali diatas bisa berguna untuk kamu yang membutuhkan. Kalau ada pertanyaan silahkan lagsung ditanyakan di kolom komentar video di youtube saja ya. Terus kalau merasa tulisan ini berguna, boleh lho dibagikan ke teman lain yang mungkin membutuhkan.

Motovlog Riding Trenggalek Tulungagung Blitar Lewat Jalur Selatan

Hai, bro! Kamu suka motovlog? Kalau iya, kamu bakal suka cerita ini nih. Jadi, gue baru aja balik dari perjalanan seru naik motor dari Trenggalek ke Blitar lewat jalur selatan. Cerita perjalanan ini bakal gue bagi-bagi dalam tulisan ini. Yuk, simak!

Persiapan Sebelum Berangkat

Sebelum gue mulai cerita perjalanan, ada baiknya kamu tahu dulu soal persiapannya. Soalnya, perjalanan jauh naik motor tuh enggak boleh asal-asalan, bro. Pertama-tama, pastikan motor kamu dalam kondisi yang baik. Cek mesin, ban, lampu, dan semua komponen lainnya. Gue sih udah biasa, jadi gak perlu servis tambahan.

Nah, yang kedua, pastikan juga kamu udah punya perlengkapan keamanan yang cukup. Helm full-face, jaket anti-terpaan angin, sarung tangan, dan sepatu yang nyaman itu wajib banget. Safety first, bro!

Start dari Trenggalek

 

My Instagram : instagram.com/catperku
My Youtube : youtube.com/@catperku

Perjalanan gue dimulai dari Trenggalek, daerah di Jawa Timur yang punya pemandangan alam yang keren banget.

Gue berangkat pagi-pagi biar enggak kepanasan dan jalanan masih sepi.

Cuaca cerah, motor udah siap, dan gue pun berangkat dengan semangat tinggi!

Melewati Kota Tulungagung

Nah, setelah ngelewatin beberapa desa dan perbukitan, gue sampe di kota Tulungagung.

Kota ini tenar banget dengan industri kerajinan tangan, terutama kerajinan batik dan marmer.

Kalau kamu suka belanja oleh-oleh, mampir sebentar deh di sini. Gue sih enggak terlalu lama di kota ini, karena tujuan gue adalah Blitar.

Menuju Blitar Lewat Jalur Selatan

Gue pilih jalur selatan karena lebih seru, bro. Jalur ini lebih berkelok-kelok dan pemandangannya juga lebih indah.

Jalanannya yang menanjak dan menurun bakal bikin adrenalin kamu naik turun, hehe.

Tapi hati-hati ya, pastikan kamu kendalikan motor dengan baik.

Sambil riding, gue juga sempetin buat motovlog.

Gue cerita tentang perjalanan ini, pemandangan sekitar, dan tips-tips riding yang berguna buat kamu yang suka touring.

Jangan lupa, pasang kamera dengan stabil ya biar hasil videonya enggak goyang-goyang.

Pemandangan Alam yang Memukau

Selama perjalanan, gue bener-bener dimanjakan sama pemandangan alam yang luar biasa.

Mulai dari persawahan yang hijau sampai hutan-hutan yang asri.

Udara segar dan udara pegunungan bikin gue merasa bebas banget.

Gak heran banyak yang suka touring naik motor, rasanya beda banget!

[ Baca Juga: Panduan Wisata Pantai Pasir Putih Karanggongso Di Trenggalek ]

Mampir di Warung Pinggir Jalan

Enggak cuma pemandangan alam yang jadi daya tarik perjalanan ini, tapi juga kuliner pinggir jalan.

Gue mampir di salah satu warung makan kecil buat nyicipin makanan khas daerah sini.

Gue pesen sate ayam dan es kelapa muda. Rasanya? Maknyus, bro!

Kalau kamu suka kulineran, jangan lupa cobain makanan lokal saat perjalanan.

[ Baca Juga: Tips Solo Riding, Touring Ke Bali Sendirian! ]

Sampai di Blitar

Setelah beberapa jam riding, gue akhirnya sampai di Blitar.

Kota yang terkenal sebagai tempat kelahiran Bung Karno ini punya pesona tersendiri.

Gue langsung menuju pusat kota untuk berburu kuliner Bakso.

Tempat makan favorit saya ini selalu ramai pengunjung, terutama saat akhir pekan.

Kesimpulan

Perjalanan motovlog dari Trenggalek ke Blitar lewat jalur selatan ini bener-bener seru banget, bro!

Pemandangan alam yang indah, makanan enak di pinggir jalan, dan tentunya riding motor yang bikin adrenalin naik.

Buat kamu yang suka motovlog atau sekadar suka jalan-jalan, gue saranin banget buat cobain rute ini.

Tapi, selalu prioritaskan keselamatan ya.

Happy riding!

[ Baca Juga: Rute Touring Blitar – Trenggalek – Ponorogo – Magetan – Tawangmangu ]