Dampak negatif perjudian online terhadap masyarakat dalam era teknologi

Perkembangan teknologi yang begitu cepat telah membawa perubahan signifikan dalam kehidupan masyarakat modern. Kreativitas manusia dalam menciptakan inovasi terus berkembang pesat, dan salah satu produk yang paling mencolok adalah internet. Internet, sebagai jaringan komunikasi elektronik, telah menghubungkan jaringan komputer secara global dan bekerja sebagai sistem yang kompleks. Namun, sisi gelap dari kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi ini adalah penyalahgunaan internet untuk perjudian online. Judi online merupakan istilah yang digunakan untuk mengartikan kegiatan memasang taruhan menggunakan uang dengan tujuan untuk meraih keuntungan melalui platform digital seperti situs website atau aplikasi berbasis internet.

Penyalahgunaan Internet Untuk Perjudian

Penggunaan internet yang semakin mudah diakses telah menjadi sumber penyalahgunaan dalam bentuk perjudian online. Fenomena perjudian online menjadi salah satu dampak negatif dari perkembangan teknologi di bidang elektronik. Dampak buruk dari perjudian ini terasa tidak hanya dalam sektor ekonomi, tetapi juga dalam kehidupan seperti kesejahteraan pribadi, Kesehatan mental bahkan hingga nyawa manusia.

Kecanduan Judi Online

Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul “Dampak Negatif Perjudian Online terhadap Masyarakat dalam Era Teknologi”, Klik untuk baca:
https://www.kompasiana.com/enzoglrdno/6502c9a34addee503d4159e2/dampak-negatif-perjudian-online-terhadap-masyarakat-dalam-era-teknologi

Kreator: Stevano Enzo Gilardino

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Tulis opini Anda seputar isu terkini di Kompasiana.comProses kecanduan perjudian online seringkali dimulai melalui pengiklanan di berbagai platform media sosial dan game online yang menggunakan influencer sebagai sarana promosi situs judi online. Pengiklanan yang menarik dan algoritma yang awalnya menguntungkan menggoda para pengguna internet. Mereka terjerat dalam permainan yang memberikan stimulasi adiksi, dan seiring waktu, mereka cenderung menambahkan jaminan uang (deposit) yang terus meningkat.

Pengaturan Algoritma

Di balik layar, pembuat algoritma situs judi online memanfaatkan situasi ini. Mereka telah memprogram algoritma untuk memaksimalkan keuntungan mereka dengan mengurangi peluang kemenangan para pengguna. Pemain yang sudah kecanduan sering kali terperangkap, dan kemungkinan untuk berhenti bermain semakin kecil. Mereka secara tidak sadar menjadi korban algoritma yang dirancang untuk merugikan mereka.

Dampak Judi Online Bagi Negara dan Masyarakat

Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul “Dampak Negatif Perjudian Online terhadap Masyarakat dalam Era Teknologi”, Klik untuk baca:
https://www.kompasiana.com/enzoglrdno/6502c9a34addee503d4159e2/dampak-negatif-perjudian-online-terhadap-masyarakat-dalam-era-teknologi

Kreator: Stevano Enzo Gilardino

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Tulis opini Anda seputar isu terkini di Kompasiana.comPusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) memberikan laporan bahwa perputaran uang hasil transaksi judi online terus meningkat pesat pada tahun 2023. Per Mei 2023 laporan transaksi mencurigakan terkait judi online tercatat sebanyak 1.096 laporan. Data ini meningkat dari bulan Januari yaitu sebanyak 916 laporan. Hal ini kemudian memberikan dampak kerugian pada negara sebanyak Rp 107-138 triliun per tahun. Tak hanya bagi negara, dampak negatif dari perjudian online juga menciptakan lingkaran setan yang berbahaya bagi penggunanya. Pengguna yang sudah kecanduan perjudian online berisiko menghadapi berbagai masalah, mulai dari pencurian uang hingga tindakan kriminal serius seperti perampokan bank. Terkadang, dampaknya bahkan dapat mengarah pada tindakan bunuh diri akibat terlilit utang yang tak terbayar.

Solusi Judi Online

Dalam era teknologi yang berkembang pesat, penting bagi masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan internet. Selain mengedukasi diri sendiri dan lingkungan sekitar terkait bahaya perjudian online, pengawasan yang ketat atas iklan serta kegiatan perjudian online dan peningkatan kesadaran akan risikonya harus menjadi prioritas utama bagi para pemegang kebijakan. Hal ini menjadi tugas Otoritas Jasa Keuangan dengan membuat kebijakan yang ketat berupa menjalin kerja sama dengan penyedia layanan transaksi online untuk memantau jalannya peredaran uang perjudian. Sementara itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika juga dapat berperan bersama dengan Komisi Penyiaran Indonesia untuk memantau dan membatasi perjudian online dengan memblokir iklan judi di berbagai platform digital. Kepolisian dalam hal ini juga berperan penting dalam ┬ápenindakan hukum untuk memberikan efek jera bagi pengembang, bandar, sponsor, dan pihak yang mempromosikan. Melalui cara ini kita dapat terhindar dari bahaya perjudian online dan menjaga kesejahteraan pribadi untuk menunjang kehidupan sosial yang sehat.…