Rute Touring Terindah di Lombok: Pamenang – Senggigi

Hai semua, kali ini saya akan membahas salah satu rute touring yang menurut saya adalah yang terindah di Lombok, yaitu rute dari Pamenang menuju Senggigi dan Mataram.

Saya akan menjelaskan mengapa rute ini begitu istimewa, tempat-tempat yang bisa kamu kunjungi di sepanjang perjalanan, serta beberapa tips penting untuk perjalananmu.

So, mari kita mulai!

Mengapa Rute Touring Terindah Di Lombok Ini Begitu Spesial?

 

 

My Instagram : instagram.com/catperku
My Youtube : youtube.com/@catperku

Pemandangan Laut yang Memukau

Salah satu alasan utama mengapa rute ini begitu istimewa adalah pemandangan laut yang memukau sepanjang perjalanan.

Saat kamu mengendarai sepeda motor atau mobil melalui rute ini, kamu akan melihat pantai berpasir putih yang indah dan air laut yang jernih dan biru.

Pemandangan ini benar-benar mengagumkan dan membuat perjalananmu menjadi lebih menarik.

Kemudahan Akses

Rute dari Pamenang ke Senggigi dan Mataram juga sangat mudah diakses.

Kamu dapat memulai perjalanan ini dari berbagai titik di Lombok, tergantung dari mana kamu datang.

Jalan-jalan di sini juga dalam kondisi yang baik, sehingga perjalanan menjadi lebih nyaman.

Banyak Tempat Wisata Menarik

Selama perjalanan, kamu akan melewati berbagai tempat wisata di Lombok yang menarik.

Dari pantai-pantai yang indah hingga tempat-tempat budaya yang menarik, rute ini memiliki segalanya.

Beberapa tempat yang harus kamu kunjungi di sepanjang rute ini termasuk Pantai Senggigi, Pantai Malimbu, dan Pura Batu Bolong.

[ Baca Juga: Pantai Selong Belanak : Eat, Surf, and Fun! ]

Destinasi Utama di Rute Rute Touring Terindah di Lombok Pamenang – Senggigi – Mataram Ini

Destinasi Utama di Rute Rute Touring Terindah di Lombok Pamenang - Senggigi - Mataram Ini

Pantai Senggigi

Pantai Senggigi adalah salah satu pantai paling terkenal di Lombok.

Pantai ini memiliki pasir putih yang lembut dan air laut yang tenang, menjadikannya tempat yang sempurna untuk bersantai.

Kamu juga dapat menikmati berbagai aktivitas air di sini, seperti snorkeling, selancar, dan lainnya.

Selain itu, di sepanjang pantai terdapat banyak restoran dan kafe yang menyajikan hidangan lezat.

Pantai Malimbu

Pantai Malimbu adalah destinasi berikutnya di rute ini. Pantai ini terkenal dengan pemandangan matahari terbenamnya yang spektakuler.

Jika kamu berkunjung ke sini pada sore hari, kamu akan disuguhi pemandangan matahari terbenam yang memukau di atas laut.

Ini adalah momen yang sempurna untuk mengambil foto indah dan membuat kenangan tak terlupakan.

Pura Batu Bolong

Pura Batu Bolong adalah sebuah pura kecil yang terletak di dekat Pantai Senggigi.

Pura ini terkenal dengan batu raksasa yang memiliki lubang di tengahnya.

Kamu dapat melihat ombak menghantam batu ini, menciptakan pemandangan yang spektakuler.

Selain itu, pura ini memiliki arsitektur tradisional Bali yang indah dan suasana yang tenang.

[ Baca Juga: Pemandangan Sunset Terindah Di Indonesia, Dimana Saja? ]

Tips Penting untuk Perjalanan

Tips Penting untuk Perjalanan

Periksa Kondisi Kendaraan

Sebelum memulai perjalanan, pastikan kendaraan kamu dalam kondisi baik.

Periksa mesin, rem, lampu, dan ban untuk memastikan semuanya berfungsi dengan baik.

Ini akan membuat perjalananmmu lebih aman dan nyaman.

Bawa Perlengkapan Penting

Selalu bawa perlengkapan penting seperti helm, jaket, dan sarung tangan.

Perlindungan diri sangat penting saat berkendara di jalan raya.

Selain itu, bawa juga botol air minum, peta, dan ponsel yang terisi penuh untuk keadaan darurat.

Patuhi Aturan Lalu Lintas

Selama perjalanan, patuhi aturan lalu lintas dan kecepatan yang ditetapkan.

Hindari mengendarai terlalu cepat atau sembrono.

Keselamatan kamu dan orang lain adalah yang terpenting.

Nikmati Setiap Momen

Terakhir, nikmati setiap momen perjalanan kamu.

Pemandangan yang indah dan pengalaman unik menantimu di sepanjang rute ini.

Jangan lupa berhenti sejenak untuk menikmati keindahan alam dan mengambil foto indah.

Itulah ulasan singkat tentang rute touring terindah di Lombok dari Pamenang menuju Senggigi dan Mataram.

Saya harap informasi ini bermanfaat untuk perjalananmu selanjutnya. Selamat menikmati keindahan alam Lombok!

Touring Ke Lombok : Etape 3 Jember

Hai semua, kembali lagi dengan petualangan seru saya! Setelah menginap semalam di Jember, saya pun melanjutkan perjalanan epik saya ke Bali via Banyuwangi.

Tentu saja, saya masih memilih untuk melewati jalur selatan yang penuh petualangan.

Pada etape kali ini, saya akan berbagi pengalaman melewati Alas Gumitir atau Gunung Gumitir yang terkenal seram.

Tapi, jangan khawatir, saya melakukannya pada siang hari, jadi semuanya aman.

Bahkan, pemandangan di sepanjang perjalanan sangat memukau, cocok buat yang suka touring motor sambil menikmati keindahan alam.

Video Blog Touring Ke Lombok: Etape 3 Jember – Banyuwangi Via Alas Gumitir! Serem!

 

 

My Instagram : instagram.com/catperku
My Youtube : youtube.com/@catperku

Mengawali Hari di Jember

Hari dimulai di Jember, tempat saya menginap semalam.

Saya bangun pagi dengan semangat tinggi karena hari ini saya akan menghadapi tantangan seru.

Ransel sudah siap, motor sudah dicek, dan saya siap untuk memulai perjalanan.

Packing dan Persiapan

Sebelum meninggalkan hotel, saya memastikan bahwa semua barang bawaan sudah terorganisir dengan baik di dalam ransel.

Persiapan adalah kunci untuk perjalanan yang sukses. Saya selalu memeriksa barang-barang penting seperti dokumen perjalanan, peta, dan peralatan darurat.

Pastikan juga untuk membawa air minum dan camilan ringan.

Menyapa Penduduk Lokal

Saat melakukan perjalanan, saya selalu berusaha untuk berinteraksi dengan penduduk lokal.

Menciptakan hubungan dengan orang-orang setempat bisa membuat pengalaman perjalanan semakin berharga.

Di Jember, saya berbicara dengan beberapa penduduk lokal dan mendapatkan tips tentang perjalanan ke Banyuwangi.

[ Baca Juga: Misteri Alas Gumitir: Memasuki Dunia Mistis di Jember-Banyuwangi ]

Menuju Banyuwangi via Alas Gumitir

Perjalanan hari ini akan membawa saya dari Jember ke Banyuwangi, kota paling timur di Pulau Jawa.

Rencananya, saya akan melewati Alas Gumitir, sebuah daerah yang terkenal dengan cerita mistis dan seramnya.

Rute Perjalanan

Rute perjalanan saya hari ini cukup panjang, tetapi saya sangat antusias.

Dari Jember, saya akan menuju ke barat menuju daerah Alas Gumitir, kemudian melanjutkan perjalanan ke Banyuwangi.

Total jaraknya sekitar 180 kilometer, dan diperkirakan akan memakan waktu sekitar 4-5 jam tergantung pada berapa kali saya berhenti di sepanjang jalan.

Menghadapi Alas Gumitir

Alas Gumitir adalah daerah yang terkenal dengan cerita-cerita mistis dan seram.

Konon, di malam hari, sering terdengar suara aneh dan melihat penampakan aneh di daerah ini.

Namun, saya memilih untuk melewati Alas Gumitir pada siang hari agar lebih aman dan bisa menikmati pemandangan alamnya yang indah.

Pemandangan yang Memukau

Saat saya melewati Alas Gumitir, saya tidak bisa menahan kagum melihat pemandangan alam yang memukau.

Hutan hijau yang lebat dan jalan yang berliku-liku membuat perjalanan ini semakin seru.

Udara segar dan sejuk juga menjadi pengalaman yang luar biasa.

[ Baca Juga: Touring Ke Lombok : Etape 2 Lumajang – Jember Via Piket Nol ]

Menuju Banyuwangi

Setelah melewati Alas Gumitir, perjalanan saya dilanjutkan menuju Banyuwangi.

Kota ini terkenal sebagai gerbang menuju Pulau Bali, dan saya sangat antusias untuk sampai di sana.

Tiba di Banyuwangi

Akhirnya, saya tiba di Banyuwangi dengan selamat. Perjalanan yang panjang dan penuh petualangan telah membawa saya ke kota ini.

Banyuwangi adalah kota yang indah dengan banyak potensi wisata alam yang menakjubkan.

Selain itu, kekayaan budayanya juga membuatnya menarik untuk dijelajahi.

[ Baca Juga: Touring Ke Lombok: Etape 1 Blitar – Jember Via Lumajang Lewat Jalur Selatan ]

Kesimpulan

Perjalanan dari Jember ke Banyuwangi via Alas Gumitir memang penuh petualangan dan pemandangan alam yang memukau.

Meskipun Alas Gumitir terkenal dengan cerita-cerita seramnya, saya merasa aman melewati daerah tersebut pada siang hari.

Pengalaman ini adalah salah satu yang tidak akan pernah saya lupakan, dan saya sangat bersemangat untuk melanjutkan perjalanan ke Bali.

Terima kasih telah mengikuti petualangan saya, dan sampai jumpa di etape berikutnya!

[ Baca Juga: Road Trip Lumajang Pantai Puger Jember Lewat Jalur Lintas Selatan ]

Tips Touring Motor Sendirian Jarak Jauh!

Suka travelling dengan motor? Baca dulu deh tulisan tips touring motor sendirian tapi tetap seru di travel blog Indonesia catperku ini!

Belakangan ini bisa dibilang saya mulai addicted travelling dengan menggunakan sepeda motor.

Apalagi mengingat transportasi umum di negara ini sangat terbatas, terutama untuk mengeksplore daerah yang sedikit terpencil.

Jadi travelling dengan motor ini bisa dibilang cara yang fleksible untuk travelling di negara ini.

Soalnya bisa berhenti senak jidat kita kalau nemu pemandangan yang cakep.

Berbeda kalau ikut tur atau naik transportasi umum.

Boro – boro mau berhenti, mau buang air saja harus nunggu berhenti di stasiun / atau terminal berikutnya.

Memang Asiknya Touring Dengan Motor Itu Apa Sih?

Perjalanan dengan cara seperti ini memang seru.

Makanya setelah beberapa kali mencobanya saya langsung ketagihan touring dengan motor.

Sampai sekarang ini saya sudah beberapa kali touring dengan motor baik untuk jarak dekat atau jarak jauh.

Misalnya touring keliling bali, touring ke Lombok hingga touring Jawa – Bali.

Yang belum kesampaian sih touring dengan motor keliling Indonesia dan touring hingga eropa. Semoga segera ya!

Nah, dari pengalaman saya touring dengan motor tadi saya mau mencoba berbagi tips.

Iya, tips touring motor sendirian tapi tetap seru!

Soalnya touring sendirian sama rame-rame itu beda rasanya.

Mungkin tips dan pengalaman saya ini akan berguna untuk kamu yang ingin mencoba touring sendiri!

Mungkin banyak yang bertanya, ngapain coba touring motor.

Naik sepeda motor jauh-jauh dari Jawa ke Bali belasan jam? Kan lebih enak naik pesawat.

Tinggal duduk manis, sampai deh. Apa nggak pegel itu motoran belasan jam?

Sering banget sih ditanyain itu. Baik secara langsung atau di media sosial saya di @catperku.

Kalau capek sih ya pasti, siapa sih yang nggak capek motoran belasan jam.

Tapi buat yang hobi touring motor, perjalanan belasan jam naik motor itu adalah kenikmatan tersendiri yang nggak bisa dijelaskan.

Selain itu, perjalanan dengan sepeda motor itu lebih menarik.

Bisa melihat Indonesia lebih dekat lah! Apalagi kalau melewati jalur dengan pemandangan indah seperti jalur selatan Pulau Jawa, atau jalur touring ke Bromo.

Pengalaman  itu nggak bisa didapatkan dari metode perjalanan yang lain tau. Kalau nggak percaya, coba saja!

(Baca Juga : Membelah Pulau Jawa, Road Trip Ke Sawarna)

Sekali Mencoba Biasanya Sih Ketagihan!! Baca Dulu Tips Touring Motor Ini!

Touring motor sendirian atau rame-rame sama serunya kok! Ini ketika saya touring ke Lombok bersama teman )
Touring motor sendirian atau rame-rame sama serunya kok! Ini ketika saya touring ke Lombok bersama teman )

Memang untuk perjalanan jenis ini ini, harus ada beberapa standard keselamatan dan tips yang perlu diperhatikan.

Untuk itu saya ingin berbagi beberapa tips touring motor berdasarkan pengalaman saya selama ini touring dengan motor sendirian dan rame-rame.

 

 

(Baca Juga : Lombok Selatan Adventure, Chapter 1 : Padang Bai – Lembar)

  • Sebagus apapun kondisi sepeda motor kamu, pastikan untuk di maintenance dulu, untuk menghindari mogok di tengah perjalanan. Bawa ke bengkel sebelum mulai touring, sekedar mengganti oli, setting ulang rem atau cek tekanan udara pada roda akan sangat berguna. tidak mau kan acara touring motor kamu yang menyenangkan jadi berantakan gara – gara sepeda motor bermasalah?
  • Keselamatan itu nomor satu! jangan lupa memakai helm standard, karena kepala kita tidak terbuat dari batu meskipun ada istilah “kepala batu”. Pastikan surat – surat sepeda motor dan sim lengkap, kalau tidak ingin kena tilang di perjalanan. Sayang kan , mending buat makan dari pada buat bayar denda tilang 😀
  • Bawa botol cadangan ketika touring dengan motor, bukan buat nyimpen air, tapi khusus buat menyimpan bensin cadangan. Terutama jika motornya agak boros. Kamu tidak akan tahu kapan bisa menemukan stasiun bahan bakar selanjutnya. Membawa bensin cadangan adalah cara terbaik untuk mengatasi masalah itu. Biasanya sih saya memakai botol air mineral 1.5 liter untuk di isi bensin.
  • Bawa ban dalam cadangan, jika sewaktu waktu ban bocor dan ban dalam tidak bisa di tambal lagi. Tidak perlu lagi repot – repot mencari atau membeli ban dalam, karena sudah dipersiapkan. Atau, lebih enak lagi kalau touring motor dengan menggunakan ban tubeless. Ban bocor nggak akan begitu menganggu.
  • Jaket dan sarung tangan, sangat direkomendasikan untuk dipakai ketika touring dengan sepeda motor. Jaket dan sarung tangan tadi akan sangat efektif untuk menghalau hawa dingin dan angin ketika berkendara dalam kecepatan tinggi. Paling tidak hawa dingin angin akan lebih berkurang.
  • Jika touring dilakukan pada waktu musim hujan, jangan sampai lupa mempersiapkan jas hujan. Jas hujan tipe single lebih cocok untuk dipakai ketika touring motor di musim hujan. Selain lebih ringkas, dengan memakai jas hujan tipe single, mengontrol sepeda motor akan lebih mudah.
Jas hujan singgle seperti ini cocok sekali untuk touring motor sendiri.
Jas hujan singgle seperti ini cocok sekali untuk touring motor sendiri.
  • Kalau buat saya, touring dengan sepeda motor bukanlah balapan, jadi paling enak kalau touring mode slow, pelan-pelan sambil menikmati pemandangan. Tapi jangan lupa untuk selalu fokus dan berhati hati di jalan. Alon-alon asal kelakon! Idealnya satu sepeda motor dikendarai oleh satu orang, tetapi untuk dua orang juga tidak masalah.
  • Bawa tas model daypack, lebih ringkas untuk perjalanan touring selama 2-4 hari. Lebih bagus lagi kalau di sepeda motor ada box tambahan atau tas sidebag seperti yang sering saya pakai di sepeda motor saya.
  • Yang terakhir, selalu nikmati perjalanan. tetap tenang ketika ada masalah, karena masalah juga termasuk dari bagian menyenangkan dari sebuah perjalanan. Dan dari masalah kita bisa belajar 🙂
Jas hujan singgle seperti ini cocok sekali untuk touring motor sendiri.
Tas sidebag akan sangat berguna ketika touring motor jarak jauh!

(Baca Juga : Lombok Selatan Adventure, Dari Lembar Hingga Kuta)

Nah, semoga tips – tips touring motor diatas bisa membantu, dan memberikan manfaat buat para penyuka aktifitas touring.

O iya, untuk jalur bikepacking terbaik yang pernah saya coba adalah Bali dan Lombok.

Kedua pulau itu tidak terlalu ramai, dan kondisi jalan-nya lumayan bagus.

Pemandangannya juga paling cantik, jadi sangat saya sarankan untuk mencoba touring di ke dua pulau itu. Selamat menikmati perjalanan touring dengan motor ya!

Moto Vlog Touring Ke Bromo

Bonus nih buat kamu yang pengen cobain touring pake sepeda motor.

Saya mau share pengalaman saya touring ke Bromo dengan sepeda motor matic.

Iya, saya touring ke Bromo naik sepeda motor matic beneran.

Meski banyak orang bilang touring motor ke Bromo dengan matic itu susah.

Dan ada kemungkinan terjebak padang pasir!

Untungnya perjalanan saya lancar, tanpa gangguan apapun.

Jadi, Setelah baca tips touring motor diatas, bisa deh liat motovlog tourign ke bromo dibawah ini.

Selamat menikmati!

Part 1 : Motovlog Perjalanan Dari Probolinggo  Ke Bromo

Ini adalah video perjalanan touring motor ke Bromo melewati jalur yang sudah populer dari probolinggo.

Jalur ini sangat cocok untuk yang mau touring motor dengan lebih santai, atau ketika menggunakan kendaran sepeda motor matic.

Part 2 : Motovlog Menjelajah Padang Pasir Bromo

Kalau pada motovlog touring ke Bromo part dua ini adalah pengalaman saya melewati padang pasir Bromo dengan sepeda motor matic. Iya, touring ke Bromo dengan sepeda motor matic melewati padang pasirnya itu bisa banget kok.

Alasan Suka Traveling, Touring Dengan Sepeda Motor?

Saya memang bukan geng motor, atau anak motor. Namun, kalau diingat – ingat, hampir 90 persen lebih perjalanan yang saya lakukan kebanyakan saya habiskan dengan touring menggunakan sepeda motor atau berjalan kaki.

Pun, menurut saya traveling dengan menggunakan sepeda motor itu menyenangkan, ada juga yang bilang traveling dengan sepeda motor itu merepotkan.

Terus apa sih alasan saya kok lebih suka traveling dengan sepeda motor?

Mau tahu kenapa saya suka traveling dengan sepeda motor?
Mau tahu kenapa saya suka traveling dengan sepeda motor?

Baca alasan semua alasan saya ini ya ^^ mungkin saja bisa terinspirasi, atau malah ketularan.

Tapi ingat, saya tidak tanggung jawab kalau ketagihan ya 😀

Kalau jaman sekarang, lebih dikenal dengan istilah “Touring”.

1. Traveling, Touring Dengan Sepeda Motor Lebih Bebas!

Bebas berhenti dimana saja, kapan saja, sama siapa saja! Itulah enaknya traveling pake sepeda motor.
Bebas berhenti dimana saja, kapan saja, sama siapa saja! Itulah enaknya traveling pake sepeda motor.

Bebas yang saya maksud ini, bukan berarti bebas bisa ngapain aja ya?

Misalnya, bebas bisa naek sepeda motor sekalian dugem. Kalau kayak gitu, yang ada bakal nabrak deh :|.

Salah satu kebebasan yang saya maksud ketika traveling, touring dengan sepeda motor itu adalah bisa bebas berhenti kapan saja.

Ada pemandangan bagus sedikit saja bisa langsung berhenti seketika.

Tinggal bawa sepeda motornya menepi. Coba kalau naik mobil atau bahkan bus, emang bisa langsung berhenti?

Yang ada pasti diteriakin banyak pengendara kendaraan bermotor yang ada dibelakang.

Enaknya lagi, dengan sepeda motor, saya bisa bebas memilih jalur. Terutama jalur tikus yang tidak memungkinkan kendaraan roda 4 melewatinya.

Misalnya ketika saya sedang traveling overland, touring dari Bali menuju rumah saya yang ada di Blitar, saya sengaja melewati jalur yang tidak biasanya.

Saya touring melewati jalur Padang Pasir Bromo, juga padang savana hingga akhirnya bisa tembus sampai Tumpang, Malang. Nah, emang mobil bisa lewat jalur itu?

2. Traveling Dengan Sepeda Motor Bisa Menjangkau Daerah Yang Tidak Bisa Dilewati Mobil

Seperti jalan ini, mobil mana boleh lewat? Bisa sih, tapi harus 4 wheel drive mobilnya!
Seperti jalan ini, mobil mana boleh lewat? Bisa sih, tapi harus 4 wheel drive mobilnya!

Karena saya traveler yang kadang terlalu mengandalkan Google Maps, jadinya saya sering melewati jalur yang tidak umum.

Ya, si Google Maps tadi selalu mencarikan jalur yang terpendek!

Tidak peduli apakah jalur tadi bisa dilewati kendaraan roda empat atau tidak. yang penting jalur terdekat, dan masih bisa dilewati.

Kalau menggunakan mobil atau kendaraan roda empat lainnya, pasti saya tidak akan berani percaya penuh dengan si Google Maps.

Beda kalau saya traveling, touring dengan sepeda motor, saya kadang masih “percaya” begitu saja dengan si Gooogle Maps.

Pernah ketika saya menuju ke Bandung dengan sepeda motor dari Jakarta, tanpa tahu arah sebelumnya.

Dengan pedenya saya menyerahkan diri dengan dipandu oleh si Gooogle Maps.

Coba tebak, saya dilewatkan rute seperti apa? Saya dilewatkan jalur yang melewati gunung teman – teman!

Dan itu cuma bisa dilewati dengan sepeda motor.

Pengalaman yang saya dapat, gunakan Google Maps dengan bijak!

3. Traveling, Touring Dengan Sepeda Motor Kadang Bisa Lebih Murah

Murah tapi enggak murahan! Mungkin itu slogan para pejalan yang gemar traveling dengan sepeda motor :D
Murah tapi enggak murahan! Mungkin itu slogan para pejalan yang gemar traveling dengan sepeda motor 😀

Nah, kalau ini bisa dibilang, kadang traveling dengan sepeda motor itu bisa lebih murah.

Untuk jarang yang lumayan jauh, pengeluaran bahan bakar untuk sepeda motor pasti jauuh lebih sedikit jika dibandingkan dengan mobil.

Berdasarkan pengalaman saya ketika melakukan perjalanan darat, touring dari Bali ke Jawa dengan sepeda motor, saya hanya melakukan beberapa kali isi bahan bakar.

Yang total pengeluarannya hampir setengah jika dengan menggunakan bus malam.

Hanya saja, kalau perjalanan yang “rame – rame”, naik sepeda motor untuk jarak jauh bukan pilihan yang bijak.

Selain berbahaya, naik sepeda motor ramai – ramai agak kurang efisien.

Lebih baik patungan, biaya pengeluaran bahan bakar minyak dibagi rata.

Paling cuma capek nyetir mobilnya saja, apalagi kalau enggak ada yang ngegantiin 😀

4. Traveling Dengan Sepeda Motor Lebih Dekat Dengan Alam

Iya, bisa lebih dekat dengan alam, dengan monyet juga. Hihihiii :D
Iya, bisa lebih dekat dengan alam, dengan monyet juga. Hihihiii 😀

Saya mau bilang ramah lingkungan, tapi kenyataanya sepeda motor adalah salah satu penyumbang polusi.

Oh well, jadinya saya bilang dekat dengan alam saja.

Maksudnya, traveling, touring dengan sepeda motor bisa membuat saya bisa berinteraksi langsung dengan alam.

Kalau di gunung saya bisa merasakan segarnya suasana pegunungan secara langsung.

Sementara ketika mengendarai sepeda motor ditepi pantai saya bisa langsung menghirup bau lautan yang selalu bisa menyegarkan pikiran :D.

5. Kalau Travelingnya Dengan Pacar, Bisa Deh Dipeluk Dari Belakang

Tapi kalau travelingnya sama temen... ga tau deh ahahaha :3
Tapi kalau travelingnya sama temen… ga tau deh ahahaha :3

Yang kelima nih yang paling asik.

Traveling dengan sepeda motor itu sangat memungkinkan untuk bisa dipeluk sama pacar dari belakan di sepanjang perjalanan.

Kalau naik mobil bisa gitu di peluk dari belakang?

Terus asiknya lagi, bisa gantian nyetirnya kalau udah kecapekan.

Kalau saya sih selalu jadi driver, soalnya si pacar suka ngebut kalau naik sepeda motor.

Prinsip saya naik sepeda motor itu “alon – alon sing penting kelakon”, biar lambat asal selamat sampai tujuan.

Toh niatnya menikmati sepanjang perjalanan kan? Heheee 😀

Traveling dengan sepeda motor gak selalu enak juga sih... Apalagi kalau kena macet seperti ini *hiks*
Traveling dengan sepeda motor gak selalu enak juga sih… Apalagi kalau kena macet seperti ini *hiks*

Memang ada banyak alasan yang membuat traveling, touring dengan sepeda motor itu bisa sangat menyenangkan.

Tapi, yang namany traveling tidak melulu menyenangkan juga kok.

Siap – siap aja menghadapi masalah – masalah yang mungkin ada karena traveling dengan sepeda motor tadi ^^.

O iya, omong – omong saya masih punya mimpi besar untuk road trip dari Jakarta  – Flores.

Semoga takdir segera menjemput, saya punya waktu untuk melakukan perjalanan ke barat dengan sepeda motor saya.

Berani Bermimpi, Berani Traveling, Berani Bertualang!
Ikuti travel blog catperku di social media : Instagram @catperku, Twitter

Pengalaman Touring Yogyakarta Ke Lamongan

Halo, teman-teman! Kali ini, saya mau cerita nih tentang pengalaman seru touring dari Yogyakarta ke Lamongan. Ini bagian dari rangkaian Touring Pertamina Enduro Go Out And Adventure yang udah nyampe di etape terakhir, yaitu Gresik. Tapi sebelum kita sampe di Gresik, mari kita bahas dulu perjalanan dari Yogyakarta ke Lamongan ini.

Pengalaman Touring Yogyakarta ke Lamongan: Petualangan Seru di Jawa Timur

 

 

My Instagram : instagram.com/catperku
My Youtube : youtube.com/@catperku

Rute Perjalanan yang Menarik

Pertama-tama, kita punya pilihan rute perjalanan yang menarik. Ada beberapa opsi rute yang bisa kita pilih.

Rute yang paling umum dan sering diambil adalah Yogyakarta – Solo – Sragen – Ngawi – Bojonegoro – Lamongan.

Rute ini memang udah jadi jalur favorit para bikers.

Tapi, buat yang pengen suasana yang beda dan nggak terlalu mainstream, ada rute lain yang nggak kalah seru.

Kita bisa ambil rute Yogyakarta – Solo – Karanganyar – Tawangmangu – Magetan – Ngawi – Bojonegoro – Lamongan.

Rute ini akan ngajakin kita melewati pemandangan alam yang menakjubkan.

Yogyakarta: Titik Awal Petualangan

Pertama-tama, kita mulai dari Kota Yogyakarta. Yogyakarta adalah salah satu destinasi wisata favorit di Indonesia.

Bukan cuma karena keindahan alamnya, tapi juga karena kekayaan budaya dan sejarahnya.

Sebelum memulai perjalanan panjang, pastikan motor kita udah dalam kondisi yang baik dan siap menjelajah.

[ Baca Juga: City Touring di Yogyakarta: Petualangan Seru di Kota Gudeg ]

Solo: Singgah Sejenak di Kota Budaya

Setelah meninggalkan Yogyakarta, kita akan melewati Solo.

Kota ini punya pesona budaya yang kental.

Jangan lupa mampir sejenak buat nikmatin kuliner khas Solo, seperti nasi liwet, gudeg, dan tentu saja, kopi Solo yang terkenal enak.

[ Baca Juga: Panduan Seru Liburan Ke Solo! ]

Karanganyar dan Tawangmangu: Keindahan Alam yang Memukau

Perjalanan kita berlanjut ke Karanganyar dan Tawangmangu. Di sini, kita bakal disuguhi pemandangan alam yang memukau.

Pegunungan, air terjun, dan udara segar akan nemenin perjalanan kita.

Jangan lupa singgah sebentar buat foto-foto di Tawangmangu yang terkenal dengan kesejukan udaranya.

Magetan: Kota yang Ramah Bikers

Selanjutnya, kita akan sampai di Magetan. Kota ini terkenal ramah buat para bikers.

Banyak penginapan dan fasilitas lain yang cocok buat para traveler yang butuh istirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan.

Ngawi: Kota yang Menawan

Perjalanan kita berlanjut ke Ngawi. Kota ini juga punya pesona tersendiri.

Banyak spot foto Instagramable yang sayang banget buat dilewatkan. Jangan lupa mampir ke Pasar Legi Ngawi buat mencicipi kuliner khasnya.

Bojonegoro: Kota Minyak dan Sumber Energi

Kita akan melewati Bojonegoro, yang terkenal sebagai kota minyak. Banyak sumur minyak di sini.

Selain itu, Bojonegoro juga punya sumber energi terbarukan berupa pembangkit listrik tenaga angin yang bisa jadi pemandangan menarik buat para bikers.

Lamongan: Tujuan Akhir yang Menggoda

Akhirnya, kita sampai di Lamongan, tujuan akhir perjalanan ini.

Lamongan terkenal dengan kuliner khasnya, yaitu sate kerang yang maknyus.

Jangan lupa cobain, ya!

Selain itu, Pantai Tanjung Kodok juga bisa jadi pilihan buat kita yang suka pantai.

[ Baca Juga: Stasiun Tugu Jogja Yogyakarta: Pintu Gerbang Menuju Keindahan ]

Kesimpulan

Jadi, begitulah perjalanan seru dari Yogyakarta ke Lamongan.

Ada banyak rute yang bisa kita pilih, tergantung selera dan waktu yang kita punya.

Pokoknya, perjalanan ini akan membawa kita melihat keindahan alam dan budaya Jawa Timur yang luar biasa.

Buat para pecinta motor dan petualangan, ini adalah pengalaman yang nggak boleh dilewatkan. Selamat touring, teman-teman!

Tips Solo Riding, Touring Ke Bali Sendirian!

Kamu mau touring ke Bali? Solo riding ke Bali? Mungkin kamu pelu menonton motovlog touring naik motor liburan ke Bali sendirian disini, juga membaca tulisan tentang tips naik motor ke Bali ini sampai selesai. Terutama buat kamu yang baru pertama kali ke bali lewat jalur darat. Karena disini ada beberapa hal penting yang perlu kamu perhatikan sebelum ke Bali Naik Motor

Terus, sebenarnya berapa lama naik sepeda motor ke Bali? Sebenarnya jawaban untuk pertanyaan ini berbeda beda. Tergantung kamu berangkatnya dari mana. Namun, untuk tulisan ini, saya anggap kamu berangkatnya dari Pulau Jawa saja. Kalau saya ini berangkatnya dari Blitar. Jadi waktu tempuh touring ke Bali itu sekitar belasan jam saja.

Rekor saya tercepat touring ke Bali dari Blitar sih sebenarnya 13 jam perjalanan saja. Namun karena pada motovlog dibawah nanti agak santai dan beberapa kali berhenti, saya memerlukan waktu hampir 15 jam untuk sampai ke bali dengan sepeda motor. Saya juga melewati rute jalur pantura agar perjalanan lebih cepat karena kondisi jalanan pantura cukup bagus untuk sepeda motor.

Motovlog Solo Riding, Touring Ke Bali Sendirian!

Nah, sebelum mulai membaca tips touring ke Bali, kamu bisa menonton motovlog naik sepeda motor ke Bali sendirian dulu dibawah. Jangan lupa tonton sampai selesai, tinggalkan komentar, like, share dan subscribe channel youtube.com/catperku deh! Terimakasih banyak sebelumnya!

 

 

—–
My Instagram : instagram.com/catperku
My Travel Blog : catperku.com
—–

Tips Touring Ke Bali, Solo Riding Sendirian!

Nah, sekarang masuk ke tips dan trik naik motor ke bali sendirian. Ada beberapa hal yang saya bahas disini nantinya. Seperti biaya touring, rute yang bisa dilewati, tempat menarik apa saja yang bakal ditemui di sepanjang jalan hingga kuliner apa saja yang bisa dicoba sepanjang rute. Tentu saja, ini berdasarkan studi kasus saya berangkat dari Blitar ya. Jika kamu berangkat touring dari kota lain ke Bali, ya disesuaikan saja deh.

Tips Touring Ke Bali, Motovlog Solo Riding Ke Bali Sendirian!
Tips Touring Ke Bali, Motovlog Solo Riding Ke Bali Sendirian!

Berapa Biaya Touring Ke Bali?

Nah, ini sebenarnya tiap orang bisa berbeda beda. Karena style touring tiap orang juga akan berbeda beda. Ada yang touring super irit ke Bali, ada yang touring mewah, ada juga yang menyesuaikan kantong seperti saya. Ya… maksudnya enggak ngirit amat, nggak mewah amat. Balance lah. Nggak mau kan pulang touring dari Bali malah bokek?

Penggunaan bahan bakar juga bakal menentukan seberapa besar biaya touring ke Bali. Pengguna Pertamax tentu harus mengeluarkan biaya lebih banyak dibandingkan pengguna BBM Pertalite dan Premium. Tapi, kalau kamu bisa jalan jalan naik motor ke Bali, sebaiknya tidak menggunakan BBM bersubsidi seperti premium.

Nah, sekarang berapa sebenarnya biaya touring ke Bali itu? Biasanya saya yang ke bali bawa Vario 110 atau PCX 150 akan mengeluarkan IDR 100.000-150.000 untuk bahan bakar. Terus untuk jajan, makan dan segala macamnya bisa keluar IDR 200.000. Soalnya saya memang suka kulineran sih, jadi ya rada boros buat makan. Terus, kalau saya males langsung ke Bali, biasanya bakal menginap dulu di Banyuwangi, sekalian buat kulineran di Banyuwangi. Jadi ya bakal keluar lagi ekstra IDR 250.000 untuk makan dan penginapan di Banyuwangi.

Jadi kalau saya langsung gas poll pas touring ke Bali dari Blitar, saya hanya akan mengeluarkan uang IDR 300.000-an saja. Kalau pake menginap dulu di Banyuwangi ya bakal keluar sampe 500.000 karena harus bayar penginapan di Banyuwangi dan makan selama disana. Saya jarang nginep di pom bensin ya kalau lagi touring. Namun idealnya, untuk touring ke Bali yang nyaman, dengan jarak tempuh sekitar 500 km per hari, bakal mengeluarkan uang sekitar IDR 300.000 – 400.000 deh.

Jalur Touring Ke Bali Yang Asik?

Kalau kamu berangkat dari Jawa, ada beberapa jalur touring ke Bali yang bisa kamu coba. Yang pertama dan paling banyak digunakan tentu saja lewat jalur Pantura ke Bali. Lalu untuk kamu yang suka melewati jalur berkelok-kelok, lewat jalur lintas selatan Jawa akan menjadi pilihan menarik. Atau bisa juga kombinasi jalur utara, jalur tengah dan selata.

Nah, untuk yang berangkatnya dari daerah Jawa Timur seperti dari Blitar, kamu bisa mencoba melewati jalur yang ada di video diatas atau beberapa jalur dibawah ini :

  • Jalur utama seperti motovlog diatas : Blitar – Kepanjen – Malang – Pasuruan – Probolinggo – Bondowoso – Situbondo – Banyuwangi – Gilimanuk – Negara – Tabanan – Denpasar.
  • Touring ke Bali lewat jalur lintas selatan : Blitar – Kepanjen – Turen – Dampit – Piket Nol – Lumajang – Jember – Alas Gumitir – Banyuwangi – Gilimanuk – Negara – Tabanan – Denpasar.
  • Touring lewat Taman Nasional Bromo Tengger Semeru :  Blitar – Kepanjen – Tumpang – Poncokusumo – Ngadas – Cemoro Lawang – Probolinggo – Bondowoso – Situbondo – Banyuwangi – Gilimanuk – Negara – Tabanan – Denpasar. (Kalau lewat rute ini kamu harus bayar tiket masuk ke Bromo juga)
  • Touring lewat Ranu Pane Lumajang ke Bali  : Blitar – Kepanjen – Tumpang – Poncokusumo – Ngadas – Ranu Pane – Senduro – Lumajang – Jember – Alas Gumitir – Banyuwangi – Gilimanuk – Negara – Tabanan – Denpasar.

Untuk di Bali sebenarnya ada pilihan lewat jalur utara lewat Singaraja, atau jalur tengah Baturiti dan Bedugul. Jadi tidak perlu melewati jalur utama Gilimanuk Denpasar. Namun untuk ini akan saya bahas di tulisan lain saja.

Menyeberang Ke Bali Lewat Pelabuhan Mana?

Hanya ada satu penyeberangan dari Jawa ke Bali. Yaitu melewati Pelabuhan Ketapang dan Pelabuhan Gilimanuk. Untuk cara menyeberang ke Pelabuhan Gilimanuk dari Pelabuhan Ketapang ketika touring ke Bali bisa kamu temukan disini. Sementara itu untuk arah sebalikya keteika menyeberang dari Pelabuhan Gilimanuk ke Pelabuhan ketapang bisa kamu temukan disini.

Kuliner Yang Bisa Dicoba Selama Touring Ke Bali?

Sebenarnya ada banyak banget kuliner yang bisa kamu coba di sepanjang perjalanan menuju Bali. Namun kalau pas lewat Banyuwangi, kamu harus mencoba beberapa kulinernya seperti Rawon Pecel atau Rujak Soto.

***

Nah, bagaimana? Semoga tips touring ke Bali diatas bisa berguna untuk kamu yang membutuhkan. Kalau ada pertanyaan silahkan lagsung ditanyakan di kolom komentar video di youtube saja ya. Terus kalau merasa tulisan ini berguna, boleh lho dibagikan ke teman lain yang mungkin membutuhkan.

Touring Seru dari Pulau Samosir ke Padang Sidempuan

Hai, teman-teman pecinta touring! Saya punya cerita seru tentang petualangan touring saya dari Pulau Samosir ke Padang Sidempuan. Rute ini sebenarnya awalnya direncanakan berbeda, tetapi karena satu dan lain hal, kami membuat perubahan rencana dan malah menemukan pengalaman yang tak terlupakan. Jadi, mari kita simak perjalanan seru ini!

Rencana Awal dan Perubahan Rute

Awalnya, rencana touring kami adalah mengikuti rute Pertamina Enduro Sabang – Gresik. Rute ini sangat panjang dan menantang, melintasi berbagai daerah di Indonesia.

Namun, seperti yang sering terjadi dalam petualangan, rencana bisa berubah sewaktu-waktu.

Kami seharusnya melewati Kota Sibolga dalam perjalanan kami, tetapi pada akhirnya, kami memutuskan untuk langsung menuju Padang Sidempuan dari Pulau Samosir.

Keputusan ini diambil karena pertimbangan waktu dan kondisi jalan yang lebih baik. Kadang-kadang, fleksibilitas adalah kunci untuk menjadikan perjalanan lebih menyenangkan.

 

 

My Instagram : instagram.com/catperku
My Youtube : youtube.com/@catperku

Rute yang Kami Lewati

Rute alternatif yang kami pilih adalah sebagai berikut:

  1. Pulau Samosir: Kami memulai perjalanan kami dari Pulau Samosir, sebuah pulau yang terletak di tengah Danau Toba, Sumatera Utara. Pulau ini terkenal dengan keindahan alamnya yang menakjubkan.
  2. Dolok Sanggul: Dari Pulau Samosir, kami menuju ke Dolok Sanggul, sebuah kecamatan yang terletak di Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara. Perjalanan ini memungkinkan kami untuk menikmati pemandangan alam yang indah sepanjang jalan.
  3. Kota Siborong Borong: Meskipun awalnya kami tidak berencana melewati Kota Sibolga, kami tetap berkesempatan singgah di Kota Siborong Borong. Kota ini terletak di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Kami menikmati makan siang lezat di sini sebelum melanjutkan perjalanan.
  4. Kecamatan Sipirok: Selanjutnya, kami melintasi Kecamatan Sipirok, sebuah kecamatan yang terletak di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Perjalanan ini memungkinkan kami untuk merasakan nuansa pedesaan yang tenang dan damai.
  5. Padang Sidempuan: Akhirnya, kami tiba di Padang Sidempuan, tujuan akhir kami dalam perjalanan ini. Padang Sidempuan adalah kota yang terletak di Provinsi Sumatera Utara. Kami merasa lega dan senang bisa mencapai tujuan kami dengan selamat.

[ Baca Juga: 30 Hari Bertualang : 5000 KM++ Pertamina Enduro Touring ]

Jarak Tempuh dan Tantangan

Jarak total perjalanan kami dari Pulau Samosir ke Padang Sidempuan adalah sekitar 230 kilometer.

Perjalanan ini mungkin terdengar singkat, tetapi seperti yang sering terjadi dalam touring, jarak tidak selalu mencerminkan kesulitan perjalanan.

Selama perjalanan, kami menghadapi berbagai tantangan. Jalan yang berliku-liku, medan yang naik turun, dan kondisi jalan yang beragam menjadi bagian dari petualangan kami.

Namun, itulah yang membuat touring begitu menarik, bukan?

[ Baca Juga: Touring Padang Sidempuan to Bukittinggi ]

Kenangan Tak Terlupakan

Meskipun rencana awal kami berubah, perjalanan kami dari Pulau Samosir ke Padang Sidempuan adalah pengalaman yang tak terlupakan.

Kami dapat menikmati keindahan alam Sumatera Utara, menjelajahi daerah-daerah yang belum pernah kami kunjungi sebelumnya, dan merasakan keramahan penduduk setempat.

Kami juga menghargai fleksibilitas dalam perjalanan kami. Terkadang, hal-hal tidak berjalan sesuai rencana, tetapi itulah yang membuat petualangan semakin menarik.

Kami belajar untuk beradaptasi dan menemukan kebahagiaan dalam momen-momen yang tidak terduga.

[ Baca Juga: Konvoi City Touring Bareng Komunitas Biker Medan ]

Kesimpulan

Touring dari Pulau Samosir ke Padang Sidempuan adalah perjalanan yang penuh petualangan dan kenangan tak terlupakan.

Rencana awal yang berubah membawa kami pada petualangan yang lebih menarik dan beragam.

Ini adalah pengingat bahwa terkadang yang terbaik dalam perjalanan adalah menjalani momen dengan sepenuh hati dan terbuka terhadap kemungkinan-kemungkinan baru.

Jadi, jika kamu adalah pecinta touring, jangan ragu untuk menjelajahi rute-rute baru dan bersiaplah untuk petualangan yang menarik.

Siapa tahu, kamu juga akan menemukan kenangan tak terlupakan di sepanjang jalan!

Touring ke Bandar Lampung Singgah di Pertamina Geothermal Ulubelu

Hai, teman-teman! Kali ini saya akan bercerita tentang petualangan touring saya dari Kota Agung ke Bandar Lampung. Meskipun rutenya tidak terlalu panjang, tetapi saya memiliki pengalaman seru saat singgah di Pertamina Geothermal Ulubelu. Mari kita mulai cerita perjalanan ini!

Touring Seru dari Kota Agung ke Bandar Lampung dengan Singgah di Pertamina Geothermal Ulubelu

 

 

My Instagram : instagram.com/catperku
My Youtube : youtube.com/@catperku

Persiapan dan Rencana Perjalanan

Sebelum memulai perjalanan, saya selalu melakukan persiapan dengan baik.

Saya memeriksa kondisi sepeda motor saya, mengisi bahan bakar, dan memastikan semua peralatan keamanan seperti helm dan jaket dalam kondisi baik.

Keselamatan selalu menjadi prioritas utama saat bersepeda motor.

Rencana perjalanan saya adalah menuju Bandar Lampung, tujuan yang cukup populer di Provinsi Lampung.

Rute dari Kota Agung ke Bandar Lampung sebenarnya tidak terlalu panjang, dan seharusnya bisa ditempuh hanya dalam beberapa jam saja.

Namun, kali ini perjalanan akan sedikit berbeda karena saya berencana untuk mampir di Pertamina Geothermal Ulubelu.

Menuju Pertamina Geothermal Ulubelu

Perjalanan dimulai, dan saya merasa sangat antusias.

Cuaca pada hari itu cukup cerah, dan kendaraan saya melaju lancar di jalan raya.

Saya menikmati pemandangan perbukitan hijau yang terbentang di sekitar saya.

Lampung memang memiliki alam yang indah dan segar.

Setelah beberapa jam berkendara, saya tiba di Pertamina Geothermal Ulubelu.

Lokasinya berada di tengah pegunungan yang mempesona.

Saya tidak bisa menahan diri untuk berhenti sejenak dan mengagumi keindahan alam sekitar.

[ Baca Juga: 30 Hari Bertualang : 5000 KM Pertamina Enduro Touring Go Out Adventure ]

Pertamina Geothermal Ulubelu: Kantor yang Cantik

Saya telah beberapa kali mengunjungi kantor Pertamina di berbagai kota, tetapi Pertamina Geothermal Ulubelu ini benar-benar memukau.

Letaknya yang strategis di tengah alam membuatnya menjadi salah satu kantor Pertamina yang paling indah di Indonesia.

Pemandangan di sekitar kantor sungguh menakjubkan.

Pegunungan hijau yang menghijau, hamparan ladang, dan udara segar membuat tempat ini terasa seperti surga tersembunyi.

Saya merasa sangat beruntung bisa mengunjungi tempat ini.

Saya telah beberapa kali mengunjungi kantor Pertamina di berbagai kota, tetapi Pertamina Geothermal Ulubelu ini benar-benar memukau.

Menikmati Keindahan Alam

Saya memutuskan untuk menjelajahi sekitar Pertamina Geothermal Ulubelu.

Tidak hanya kantor yang cantik, tetapi juga alam di sekitarnya sangat menarik.

Saya melakukan pendakian ke salah satu bukit kecil untuk mendapatkan pandangan yang lebih luas.

Dari atas bukit, saya bisa melihat pemandangan yang luar biasa.

Pegunungan yang bergelombang, hutan yang hijau, dan sungai yang mengalir dengan tenang.

Ini adalah tempat yang sempurna untuk bersantai dan merenung.

[ Baca Juga: Seharian Bersenang-Senang Di Pahawang! ]

Berfoto di Lokasi Eksotis

Tentu saja, saya tidak bisa melewati kesempatan ini tanpa mengabadikan momen dengan foto-foto.

Saya mengambil banyak foto di sekitar Pertamina Geothermal Ulubelu.

Latar belakang pegunungan dan alam yang menakjubkan membuat foto-foto saya terlihat sangat eksotis.

Saya juga berfoto di depan kantor Pertamina yang megah.

Bangunan yang dirancang dengan indah dan berkilau di bawah sinar matahari.

Saya merasa seperti sedang berada di lokasi syuting film!

Melanjutkan Perjalanan ke Bandar Lampung

Setelah puas menikmati keindahan alam dan mengambil banyak foto, saatnya melanjutkan perjalanan ke Bandar Lampung.

Saya merasa begitu segar dan bahagia setelah singgah di Pertamina Geothermal Ulubelu.

Perjalanan ke Bandar Lampung berlanjut dengan lancar. Meskipun ada beberapa tikungan tajam dan tanjakan, saya merasa sangat bersemangat.

Kota Bandar Lampung menawarkan banyak hal menarik yang ingin saya jelajahi.

Menjelajahi Pertamina Geothermal Ulubelu: Sumber Energi Terbarukan yang Mengagumkan

Hai, teman-teman! Hari ini, saya akan mengajak kalian menjelajahi salah satu lokasi yang sangat menarik di Indonesia, yaitu Pertamina Geothermal Ulubelu.

Ini adalah tempat di mana kita dapat mengeksplorasi sumber energi terbarukan yang mengagumkan.

Saya akan memandu kalian melalui petualangan ini dan memberikan informasi lengkap tentang PLTP (Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi) Ulubelu. Mari kita mulai!

Lokasi Strategis di Gunung Way Panas

Pertamina Geothermal Ulubelu terletak di Area Ulubelu, WKP Gunung Way Panas, sekitar 125 kilometer dari kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung.

Wilayah ini dipilih secara strategis karena memiliki potensi panas bumi yang sangat besar.

Gunung Way Panas menjadi bagian dari Wilayah Kerja Panasbumi (WKP) yang dimiliki oleh Pertamina Geothermal Energy (PGE).

PGE telah berinvestasi dalam mengembangkan sumber daya panas bumi di Ulubelu, dan hasilnya sangat mengesankan.

Saat ini, PLTP Ulubelu unit I telah beroperasi secara komersial sejak tahun 2011. Dan yang lebih mengesankan lagi, hingga saat ini, sudah ada 4 unit PLTP yang beroperasi di Ulubelu.

Kontribusi Signifikan terhadap Kebutuhan Listrik di Lampung

PLTP Ulubelu memiliki total kapasitas terpasang sebesar 220 MW. Ini adalah angka yang cukup besar dan memiliki dampak yang signifikan terhadap penyediaan listrik di Provinsi Lampung.

Diperkirakan, PLTP Ulubelu mampu menyuplai sekitar 244.000 rumah dengan listrik.

Kita semua tahu betapa pentingnya pasokan listrik yang stabil dalam kehidupan sehari-hari. Ini adalah aspek kunci dalam mendukung berbagai sektor, mulai dari rumah tangga hingga industri. Dengan kontribusi PLTP Ulubelu yang mencapai 25% dari kebutuhan listrik di Lampung, kita dapat mengukuhkan betapa berharganya sumber energi terbarukan ini.

Mengurangi Emisi Karbon dengan Panas Bumi

Selain menyediakan pasokan listrik yang besar, PLTP Ulubelu juga memiliki dampak positif lainnya.

Salah satunya adalah pengurangan emisi karbon dioksida (CO2) ke atmosfer.

Dengan menggunakan panas bumi sebagai sumber energi, PLTP mengurangi emisi sekitar 1.144.000 ton CO2 per tahun.

Ini adalah langkah yang sangat positif dalam mengatasi perubahan iklim global.

Indonesia, sebagai salah satu negara dengan tingkat emisi karbon yang tinggi, sangat membutuhkan sumber energi terbarukan untuk mengurangi jejak karbonnya.

PLTP Ulubelu memberikan contoh bagaimana panas bumi dapat digunakan secara efisien untuk menghasilkan energi listrik tanpa mengorbankan lingkungan.

Potensi Penghematan Devisa Melalui Cadangan Devisa MIGAS

Selain kontribusi terhadap penyediaan listrik dan pengurangan emisi, PLTP Ulubelu juga memiliki potensi penghematan devisa melalui cadangan devisa MIGAS (Minyak dan Gas).

PLTP Ulubelu memiliki potensi penghematan sekitar 10.406 barel minyak setara per hari (BOEPD).

Penghematan devisa MIGAS sangat penting bagi perekonomian Indonesia.

Dengan mengurangi impor minyak dan gas, negara dapat mengalokasikan sumber daya ke sektor-sektor yang lebih produktif dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Mengagumi Kontribusi PLTP Ulubelu

Saya sangat terkesan dengan kontribusi yang diberikan oleh PLTP Ulubelu dalam mendukung kebutuhan listrik di Lampung dan upaya pengurangan emisi karbon.

Tempat ini bukan hanya menjadi sumber energi terbarukan yang penting, tetapi juga merupakan contoh nyata bagaimana teknologi dan inovasi dapat digunakan untuk kebaikan lingkungan dan ekonomi.

Pertamina Geothermal Ulubelu adalah salah satu aset berharga Indonesia dalam menghadapi tantangan perubahan iklim global.

Sumber energi terbarukan seperti panas bumi memiliki potensi besar untuk membantu negara kita mencapai target pengurangan emisi karbon.

Saya berharap cerita ini telah memberikan wawasan yang lebih dalam tentang PLTP Ulubelu dan menginspirasi kita semua untuk mendukung pengembangan sumber energi terbarukan di Indonesia.

Terima kasih telah mengikuti petualangan saya menjelajahi keajaiban PLTP Ulubelu!

Kesimpulan: Petualangan Seru dari Kota Agung ke Bandar Lampung

Perjalanan touring dari Kota Agung ke Bandar Lampung benar-benar petualangan yang seru.

Saya tidak hanya menikmati perjalanan di jalan raya, tetapi juga mendapatkan pengalaman indah saat singgah di Pertamina Geothermal Ulubelu.

Saya selalu percaya bahwa perjalanan adalah tentang pengalaman, dan kali ini saya mendapatkan pengalaman yang luar biasa.

Jika Kamu merencanakan perjalanan ke Lampung, jangan ragu untuk singgah di Pertamina Geothermal Ulubelu.

Kamu akan disambut dengan keindahan alam yang menakjubkan dan pemandangan yang memukau.

Terima kasih telah mengikuti cerita petualangan saya, dan semoga ini menginspirasimu untuk menjelajahi keindahan Indonesia yang luar biasa!

Rute Tosari – Nongkojajar [ Touring Bromo Malang Lewat Tosari Part 3 ]

Bagi para pecinta touring, petualangan ke Gunung Bromo adalah salah satu pengalaman tak terlupakan. Keindahan alam, hembusan angin sejuk, dan pemandangan spektakuler menjadikan Bromo sebagai tujuan impian bagi para pengendara motor. Salah satu rute yang bisa kamu pilih adalah melalui Nongkojajar – Tosari – Bromo. Namun, perlu diingat bahwa rute ini mungkin tidak cocok untuk mereka yang baru pertama kali ke Bromo. Jalurnya memiliki banyak cabang, dan kualitasnya kurang baik. Jadi, pastikan kamu siap dengan petualangan yang menantang ini!

Touring Seru Lewat Rute Nongkojajar – Tosari Menuju Bromo

 

My Instagram : instagram.com/catperku
My Youtube : youtube.com/@catperku

[ Baca Juga: Tips Touring Ke Bromo Pake Sepeda Motor Matic! ]

Kenapa Memilih Rute Nongkojajar – Tosari – Bromo?

Sebelum memulai perjalanan, kamu mungkin bertanya-tanya, mengapa memilih rute Nongkojajar – Tosari – Bromo?

Alasannya adalah karena rute ini menawarkan pengalaman yang berbeda dan pemandangan yang luar biasa.

Berikut beberapa alasan mengapa rute ini bisa menjadi pilihan menarik:

1. Pemandangan Alam yang Spektakuler

Rute Nongkojajar – Tosari – Bromo akan memanjakanmu dengan pemandangan alam yang spektakuler.

Kamu akan melewati jalan-jalan kecil yang melintasi desa-desa, persawahan hijau, hutan pinus yang rindang, dan hamparan bunga edelweis yang cantik.

Setiap sudut perjalanan ini menawarkan keindahan alam yang berbeda.

2. Tidak Terlalu Ramai

Salah satu keuntungan touring melalui rute ini adalah bahwa jalannya tidak terlalu ramai seperti rute-rute lain yang lebih populer.

Kamu akan merasa lebih dekat dengan alam dan bisa menikmati suasana tenang selama perjalanan.

3. Pengalaman Petualangan yang Menantang

Rute Nongkojajar – Tosari – Bromo memiliki beberapa cabang jalan dan medan yang beragam.

Beberapa bagian jalan mungkin tidak begitu mulus, jadi kamu perlu waspada dan siap untuk petualangan yang menantang.

Namun, inilah yang membuat perjalanan ini begitu seru!

[ Baca Juga: Pananjakan – Tosari [ Touring Bromo Malang Lewat Tosari Part 2 ] ]

Jika Kamu Mau Lewat Rute Ini, Langkah Pertama: Menuju Nongkojajar

Langkah pertama menuju petualangan ini adalah mencapai Nongkojajar, sebuah desa yang menjadi titik awal rute ini.

Nongkojajar terletak sekitar 20 kilometer dari Kota Malang.

Kamu bisa mencapai Nongkojajar dari Malang dengan mengikuti petunjuk arah atau menggunakan aplikasi navigasi seperti Google Maps.

Petualangan Dimulai: Dari Nongkojajar ke Tosari

Setelah sampai di Nongkojajar, petualangan sebenarnya dimulai.

Kamu akan melewati jalan-jalan pedesaan yang tenang dan melihat kehidupan sehari-hari penduduk setempat.

Jalannya bergelombang dan berliku, namun pemandangan sekitarnya akan membuatmu terpesona.

Google Maps Sahabatmu

Selama perjalanan, Google Maps akan menjadi sahabat terbaikmu.

Rute ini memiliki banyak cabang jalan, dan bisa jadi kamu akan bingung tanpa bantuan navigasi.

Pastikan kamu memiliki peta offline atau kuota internet yang cukup untuk menghindari tersesat.

[ Baca Juga: Panduan Wisata Ke Taman Nasional Bromo Tengger Semeru ]

Menuju Bromo

Setelah melewati Tosari, kamu akan semakin mendekati Gunung Bromo.

Kamu akan melihat pemandangan yang semakin khas dengan lahan berpasir dan bukit-bukit kecil.

Perjalanan ini akan memberimu pengalaman yang unik dan tak terlupakan.

Persiapan Sebelum Berangkat

Sebelum berangkat, pastikan kamu telah memeriksa kondisi motor dan membawa perlengkapan yang cukup. Suhu di Bromo bisa sangat dingin, jadi pastikan kamu membawa jaket hangat.

Selain itu, persiapkan juga perlengkapan darurat seperti perban dan obat-obatan.

[ Baca Juga: Pengalaman Mengunjungi Lautan Padang Pasir Berbisik Bromo!! ]

Kesimpulan: Petualangan Tak Terlupakan

Rute Nongkojajar – Tosari – Bromo adalah pilihan yang menarik bagi para pecinta touring yang mencari petualangan tak terlupakan.

Pemandangan alam yang indah dan pengalaman petualangan yang menantang akan membuat perjalananmu ke Bromo menjadi momen yang patut dikenang.

Jadi, siapkan motormu, periksa perlengkapan, dan nikmati petualangan seru ke salah satu destinasi paling ikonik di Indonesia, Gunung Bromo!

Perjalanan Touring Keliling Jelajah Banyuwangi Dan Sekitarnya!

Apakah kamu suka berpetualang? Jika ya, maka road trip keliling Banyuwangi adalah pilihan yang sempurna untukmu!

Banyuwangi, sebuah kabupaten di ujung timur Pulau Jawa, memiliki banyak destinasi wisata alam yang menakjubkan dan kuliner lezat yang patut dicoba.

Dalam artikel travel blog Indonesia catperku.com ini, aku akan membawa kamu dalam perjalanan road trip seru keliling Banyuwangi dan sekitarnya selama beberapa hari.

Siap-siap untuk menjelajahi keindahan alam dan menikmati kuliner lokal yang menggugah selera!

Road Trip Seru Keliling Banyuwangi: Pantai, Gunung, dan Kuliner

Pernahkah kamu merasa ingin menghilangkan penat dari rutinitas sehari-hari dengan petualangan seru?

Salah satu cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan mengambil road trip ke destinasi yang menarik.

Kali ini, kita akan membahas sebuah perjalanan road trip yang mengelilingi Banyuwangi dan sekitarnya selama beberapa hari. Bersiaplah untuk petualangan tak terlupakan!

 

 

My Instagram : instagram.com/catperku
My Youtube : youtube.com/@catperku

Mengawali Perjalanan: Jalur Lintas Selatan (JLS) Lumajang

Perjalanan road trip ini dimulai dengan berangkat melalui jalur lintas selatan, atau yang biasa disebut JLS, yang melewati daerah selatan Kabupaten Lumajang.

Jalur ini akan membawamu melewati pemandangan indah pedesaan Jawa Timur dengan ladang-ladang hijau yang membentang sejauh mata memandang.

JLS juga dikenal dengan jalanan yang cukup baik, sehingga perjalanan awalmu akan nyaman dan menyenangkan.

Menginap di Banyuwangi

Setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh, tibalah saatnya untuk istirahat dan menginap di Hotel Santika Banyuwangi.

Kota ini memiliki berbagai pilihan akomodasi, mulai dari hotel-hotel mewah hingga penginapan sederhana yang cocok untuk para pelancong anggaran.

Pilihlah yang sesuai dengan preferensimu dan bersiap-siaplah untuk menjelajahi keindahan Banyuwangi besok pagi!

Berburu Sunrise di Pantai Bama

Berburu Sunrise di Pantai Bama

Pagi yang cerah adalah waktu yang tepat untuk memulai petualanganmu di Banyuwangi.

Salah satu tempat yang wajib kamu kunjungi adalah Pantai Bama.

Pantai ini terkenal karena keindahan pasir putihnya dan ombak yang tenang.

Namun, yang paling spesial di Pantai Bama adalah saat matahari terbit.

Berburu sunrise di sini adalah pengalaman yang magis. Air laut yang tenang dan warna-warni langit saat matahari terbit akan membuatmu merasa seolah-olah berada di surga.

Berburu Foto Satwa Liar di Savana Bekol TN Baluran

Berburu Foto Satwa Liar di Savana Bekol TN Baluran

Setelah menikmati keindahan pantai, saatnya melanjutkan petualanganmu.

Destinasi berikutnya adalah Taman Nasional Baluran.

Taman nasional ini terkenal dengan savananya yang luas dan pemandangan alam yang menakjubkan.

Selama di sini, kamu dapat berburu foto satwa liar seperti banteng, rusa, dan berbagai jenis burung yang ada di Savana Bekol.

Jangan lupa membawa kamera atau ponsel cerdasmu agar dapat mengabadikan momen-momen indah ini.

Naik Gunung Ijen: Berburu Sunrise dari Puncak

Hiking Ke Kawah Gunung Ijen

Petualanganmu belum lengkap tanpa mengunjungi Gunung Ijen.

Naik gunung ini adalah pengalaman yang tak terlupakan.

Selain menikmati hiking yang menantang, kamu akan dihadiahi dengan pemandangan sunrise yang epik dari puncak Gunung Ijen.

Selain itu, kamu juga dapat melihat fenomena Blue Fire yang hanya bisa kamu temui di beberapa tempat di dunia.

Pastikan untuk membawa perlengkapan hiking yang cukup, seperti jaket tebal dan masker, karena suhu di puncak bisa sangat dingin dan asap belerang cukup pekat.

Menyantap Kuliner Banyuwangi

Mencicipi Wisata Kuliner Banyuwangi
Mencicipi Wisata Kuliner Banyuwangi

Selama perjalanan road trip ini, jangan lupa untuk mencicipi berbagai kuliner khas Banyuwangi.

Salah satu hidangan yang wajib kamu coba adalah “rujak soto,” kombinasi unik antara rujak dan soto yang pasti akan memanjakan lidahmu.

Selain itu, jangan lewatkan pecel rawon, hidangan khas Jawa Timur yang lezat.

Ada banyak warung dan restoran di Banyuwangi yang menyajikan hidangan-hidangan lezat ini, jadi pastikan untuk menjelajahi kuliner lokal selama di sini.

Kesimpulan: Petualangan Tak Terlupakan

Dengan mengeksplorasi Banyuwangi dan sekitarnya melalui road trip ini, kamu akan memiliki pengalaman yang tak terlupakan.

Dari pantai yang indah hingga gunung yang megah, serta kuliner lezat, Banyuwangi memiliki segalanya.

Jadi, jadikanlah perjalanan ini sebagai peluang untuk menjelajahi keindahan alam Indonesia dan menciptakan kenangan yang akan kamu ingat seumur hidup. Selamat petualang!

Touring Kutacane Ke Medan [Enduro Touring Go Out Adventure Day 4] [ Motovlog]

Touring Kutacane – Brastagi – Medan: Petualangan Seru di Sumatera Utara!

Rencana Awal: Brastagi – Medan

Hari ini, rencananya kami akan melakukan touring dari Brastagi ke Medan. Rute ini seharusnya menempuh jarak sekitar 67.1 kilometer dengan perkiraan waktu tempuh sekitar 2 jam 30 menit. Namun, seperti yang sering terjadi dalam petualangan, rencana tidak selalu berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

 

My Instagram : instagram.com/catperku
My Youtube : youtube.com/@catperku

Perubahan Rencana: Kutacane – Brastagi – Medan

Kami sebenarnya sudah siap-siap untuk berangkat dari Brastagi, tetapi ada perubahan rencana mendadak. Kami baru bisa berangkat dari Kutacane, yang jaraknya jauh lebih jauh daripada Brastagi. Sehingga, perjalanan touring kali ini akan menempuh jarak sekitar 200 kilometer. Meskipun ada sedikit ketidakpastian dan keterlambatan, kami tetap semangat untuk menjalani petualangan ini.

[ Baca Juga: Touring Takengon ke Kutacane ]

Kutacane: Titik Awal Petualangan

Kutacane adalah kota kecil yang terletak di Provinsi Aceh, Sumatera Utara. Kota ini dikelilingi oleh keindahan alam yang memukau, seperti perbukitan hijau dan sungai yang mengalir jernih. Kami memulai perjalanan kami dari sini, dengan tujuan akhir adalah Kota Medan.

Perjalanan yang Memukau

Perjalanan dari Kutacane ke Brastagi adalah pengalaman yang memukau. Kami melintasi jalan-jalan yang berliku-liku di tengah pegunungan. Pemandangan perkebunan dan ladang-ladang hijau terbentang di sekitar kami. Udara segar dan sejuk membuat perjalanan ini semakin menyenangkan.

[ Baca Juga: 30 Hari Bertualang : 5000 KM++ Pertamina Enduro Touring ]

Brastagi: Kota yang Menyegarkan

Kami tiba di Brastagi, sebuah kota kecil yang terkenal dengan udara sejuknya. Brastagi terletak di dataran tinggi Karo, sehingga suhunya lebih sejuk daripada Medan yang panas. Di kota ini, kami menikmati suasana yang tenang dan segar. Kami juga sempat mampir ke Pasar Buah Brastagi untuk membeli beberapa buah segar sebagai bekal perjalanan.

Lanskap yang Beragam

Selama perjalanan dari Brastagi menuju Medan, kami melewati beragam lanskap. Mulai dari perkebunan yang hijau, Gunung Sinabung yang selalu aktif hingga hutan-hutan yang lebat. Kami juga melewati beberapa desa kecil yang ramah dan damai. Setiap sudut perjalanan ini memiliki pesona dan keindahannya sendiri.

Medan: Akhir dari Perjalanan

Akhirnya, setelah menempuh perjalanan yang panjang dan menantang, kami tiba di Kota Medan. Meskipun sudah sore hari dan kami agak lelah, rasa puas dan kebahagiaan mengisi hati kami. Kami berhasil menyelesaikan petualangan ini dengan selamat.

[ Baca Juga: Rute Touring Dari Medan Ke Parapat [ Enduro] ]

Kesimpulan

Petualangan dari Kutacane ke Brastagi dan akhirnya ke Medan adalah pengalaman yang tak terlupakan. Meskipun ada perubahan rencana dan tantangan di sepanjang jalan, kami berhasil menaklukkan semua itu.

Sumatera Utara memiliki keindahan alam yang luar biasa, dan petualangan ini membuat kami semakin jatuh cinta pada kekayaan alam Indonesia. Terkadang, petualangan sejati adalah ketika rencana berubah dan kamu harus beradaptasi. Dan itulah yang kami alami dalam perjalanan kami kali ini.

Selamat tinggal, Sumatera Utara, kami pasti akan kembali untuk menjelajahi lebih banyak lagi!