Video Travel Dokumenter Kece! Darah Traveling Anda Mendidih!!

Travel Video, 3 guys, 44 days, 11 countries, 18 flights, 38 thousand miles, an exploding volcano, 2 cameras and almost a terabyte of footage… all to turn 3 ambitious linear concepts based on movement, learning and food ….into 3 beautiful and hopefully compelling short films…..

Travel Dokumenter Kece : Move, Eat, Learn

Salah Satu Travel Dokumenter Kece!
Salah satu travel dokumenter kece!

Lagi – lagi saya menemukan video travel dokumenter menarik, yang bisa menyulut, membakar dan membuat darah travelling kita mendidih. Video travel dokumenter ini bisa membakar dan membangkitkan semangat travelling saya. sayangnya tabungan cuti saya masih sedikit hehehe, jadinya nonton video travel dokumenter aja sekarang. silahkan di nikmati 3 video travel dokumenter dengan thema MOVE, EAT, LEARN a trip of lifetime.

(Lihat Juga : Terios 7 Wonders : Amazing Celebes Heritage Adventure Video)

MOVE

EAT

LEARN

Semua video dibuat oleh Rick Mereki on Vimeo.

Rick Mereki : Director, producer, additional camera and editing
Tim White : DOP, producer, primary editing, sound
Andrew Lees : Actor, mover, groover

Video yang menarik bukan? sedikit membahas tentang traveling dan keterkaitannya dengan video diatas. Move , Eat, and Learn adalah komponen dasar dari traveling, atau bagian yang pasti dilakukan ketika kita traveling.

Move, dalam traveling tentunya kita pasti bergerak bukan? kalo diam emang bisa disebut traveling?. Eat, bahkan saya ketika traveling pasti selalu mencari makanan khas tempat yang saya kunjungi, rasanya kurang lengkap kalo gak mencoba makanan khas. Learn, traveling itu gak melulu senang – senang, hura – hura dan kawan – kawanya. tanpa kita sadari ketika traveling kita bisa belajar banyak hal, entah sengaja atau tidak.

Anyway, setelah melihat video travel dokumenter diatas jadi semakin kangen dengan yang namanya traveling. Sudah beberapa minggu vakum dari yang namanya jalan – jalan, selain karena cuaca, faktor kerjaan yang semakin banyak memaksa saya vakum dari yang namanya traveling. Paling tidak sampai akhir bulan maret ini, hehehe, i see lombok is getting closer :p

Video travel dokumenter diatas juga membuat saya jadi semakin ingin belajar video editing, biar gak melulu menghasilkan foto saja. sayangnya camera saya belum bisa untuk merekam video. dan laptop saya terlalu tua untuk edit video. Bukan masalah!! saatnya bekerja keras dan nabung buat keduanya. Fellow traveler get your pack ready and enjoy this post!!

(Lihat Juga : Travel Video – Senja, Sumbawa)

Berani Bermimpi, Berani Traveling, Berani Bertualang!
Ikuti travel blog catperku di social media : Instagram @catperku, Twitter @catperku & like Facebook catperku. Travel blog catperku juga menerima dukungan dengan donasi, dan atau ajakan kerjasama.

Sejarah, Ciri, Keunikan Tari Gandrung dari Banyuwangi [ + Video ]

Gandrung awalnya merupakan sebuah tari tarian yang dilakukan penari dari daerah Banyuwangi yang digunakan untuk ritual persembahan kepada Dewi Sri, sebagai bentuk rasa syukur ketika panen.

Biasanya mereka para penari yang dianggap sudah mampu dalam menyanyi dan menari akan menjalani ritual Meras Gandrung, sebelum menjadi Penari Gandrung professional.

Pertunjukan tari Meras Gandrung yang dipentaskan di Taman Gandrung Terakota ini merupakan sisi lain dari Tarian Gandrung yang ada di Banyuwangi.

Tari akan diawali dengan suasana Banyuwangi pra kemerdekaan dimana Tari Gandrung dimainkan oleh laki-laki yang juga merangkap sebagai mata-mata.

Baru kemudian setelah Indonesia merdeka, para penari ini akan dipilih oleh yang lebih senior untuk menjadi penari gandrung professional.

Penari akan melewati penataran, dan penari Gandrung Muda akan dipupuh dalam proses yang menyakitkan karena perang batin antara energi positif dan negatif dalam diri penari.

Setelah dipupuh, penari akan diwisuda (meras), dan akan menjadi penari gandrung professional, hingga bisa bergabung dengan penari Gandrung Lainnya untuk menarikan Tarian Jejer Gandrung.

 

 

Video Pertunjukan Tari Meras Gandrung Dance At Taman Gandrung Terakota Theatre Banyuwangi

Ini adalah video pertunjukan tari tarian Meras Gandrung yang pernah diadakan di Taman Gandrung Terakota Banyuwangi.

Kalau kamu penasaran seperti apa keindahan tarian ini, silahkan ditonton saja.

Jangan lupa like, share dan subscribe ya!

 

Disebutkan kalau tari Gandrung dari Banyuwangi ini masih sealiran dengan Tari Jaipong di Jawa Barat dan Tari Ronggeng di Jawa Tengah.

Biasanya tari tarian ini sering dimainkan untuk meramaikan suatu event atau acara.

Misalnya acara resepsi pernikahan, panen raya dan beberapa acara seremonial lainnya.

Namun sekarang tarian yang khas dari Suku Osing Banyuwangi ini juga dipertunjukkan untuk para turis.

 

 

Informasi Hingga Sejarah Tarian Khas Suku Osing Banyuwangi

Tari Gandrung adalah salah satu tarian tradisional yang berasal dari Banyuwangi, Jawa Timur.

Gandrung ini adalah merupakan seni pertunjukan tari tarian yang disajikan dengan iringan musik khas perpaduan antara budaya Jawa dan Bali.

Tarian ini adalah salah satu bentuk kebudayaan asli dari Suku Osing yang merupakan penduduk asli Banyuwangi.

Disebutkan kalau Gandrung perempuan pertama yang dikenal dalam sejarah adalah Semi, seorang anak kecil yang pada tahun 1895 masih berusia sepuluh tahun.

Pada mulanya Tari gandrung ini hanya boleh ditarikan oleh para keturunan penari gandrung sebelumnya.

Namun sejak tahun 1970-an mulai banyak gadis muda yang sebenarnya bukan keturunan gandrung mempelajari tarian ini dan kemudian menjadikannya sebagai sumber mata pencaharian.

Tari Gandrung dari Banyuwangi ini memiliki gerakan yang indah dan penuh kelezatan, seperti terlihat pada video yang ada diatas.

Gandrung awalnya merupakan sebuah tari tarian yang dilakukan penari dari daerah Banyuwangi yang digunakan untuk ritual persembahan kepada Dewi Sri, sebagai bentuk rasa syukur ketika panen.

Gerakannya terdiri dari gerakan tangan yang meliuk-liuk, gerakan kaki yang lembut, serta gerakan tubuh yang mengikuti irama musik.

Musik yang digunakan dalam tari ini biasanya merupakan musik khas Banyuwangi dan Bali yang dibawakan dengan instrumen gamelan.

Penari Gandrung biasanya mengenakan busana khas Banyuwangi yang terdiri dari kebaya dengan hiasan bunga-bunga dan ikat pinggang yang dihiasi dengan manik-manik.

Rambut mereka juga diikat dengan tali dan dihiasi dengan bunga-bunga.

Tari tarian ini sering dipertunjukkan pada acara-acara kultural atau perayaan daerah.

Selain itu, tarian ini juga kerap dijadikan sebagai salah satu atraksi wisata di Banyuwangi.

Penari Gandrung juga sering diundang untuk tampil di berbagai acara nasional maupun internasional.

Tari Gandrung merupakan salah satu atraksi wisata yang juga merupakan warisan budaya dari Banyuwangi yang harus terus dijaga dan dikembangkan agar tidak hilang.

Selain sebagai simbol kebudayaan Banyuwangi, tari Gandrung juga dapat menjadi salah satu sumber pendapatan bagi masyarakat setempat.

Oleh karena itu, mari kita dukung dan lestarikan tari tarian ini sebagai salah satu warisan budaya Indonesia.

Nah, kalau kamu ada waktu untuk liburan ke Banyuwangi, jangan lupa untuk menyempatkan diri melihat tari ini ya!

My Instagram : instagram.com/catperku

Video Pengalaman Touring Padang Sidempuan to Bukittinggi

Hari ke-8 dari petualangan touring Pertamina Enduro Go Out Adventure membawa kita dari Padang Sidempuan menuju Bukittinggi. Perjalanan ini menjanjikan petualangan seru melintasi berbagai kota dan pemandangan menakjubkan di Sumatera. Ayo, ikuti cerita seru perjalanan ini!

Touring Seru dari Padang Sidempuan ke Bukittinggi

 

 

My Instagram : instagram.com/catperku
My Youtube : youtube.com/@catperku

Rute Perjalanan

Rencananya, rute perjalanan hari ini akan membawa kita melalui beberapa kota menarik di Sumatera. Dari Padang Sidempuan, kita akan melewati Panyambungan, Kotanopan, Bonjol, dan akhirnya sampai di Bukittinggi. Setiap kota memiliki pesonanya sendiri, dan kami siap untuk menjelajahinya.

Padang Sidempuan: Awal Petualangan

Perjalanan dimulai dari Padang Sidempuan, sebuah kota yang mungkin belum begitu terkenal di telinga banyak orang. Tapi jangan salah, Padang Sidempuan memiliki pesona tersendiri. Dari sini, kami memulai perjalanan kami menuju destinasi berikutnya.

Panyambungan: Menjelajahi Kota Kecil

Kota Panyambungan adalah salah satu titik singgah menarik dalam perjalanan kami. Meskipun tergolong kecil, Panyambungan memiliki daya tariknya sendiri. Mungkin kamu akan menemukan pedesaan yang tenang dan pemandangan alam yang asri di sekitarnya.

Kotanopan: Merasakan Udara Pegunungan

Perjalanan melalui Pegunungan Bukit Barisan akan membawa kami ke Kotanopan. Udara segar pegunungan dan kehijauan alam sekitar akan membuatmu merasa dekat dengan alam. Jangan lupa berhenti sejenak untuk menikmati keindahan alam di sekitar Kotanopan.

[ Baca Juga: 30 Hari Bertualang : 5000 KM++ Pertamina Enduro Touring ]

Bonjol: Menyapa Garis Khatulistiwa

Saat kami mendekati Bonjol, kami mendapatkan kesempatan istimewa untuk melewati garis khatulistiwa. Siapa sangka bahwa di Sumatera juga ada tugu khatulistiwa? Ini adalah momen yang patut dirayakan, dan kami pastikan untuk mengabadikannya dalam foto-foto kami.

Bukittinggi: Akhir dari Perjalanan Hari Ini

Akhirnya, kami tiba di Bukittinggi, destinasi akhir perjalanan hari ini. Kota ini adalah salah satu kota terkenal di Sumatera Barat dan memiliki banyak hal untuk dinikmati. Dari Jam Gadang yang ikonik hingga panorama alam yang indah, Bukittinggi adalah tempat yang sempurna untuk mengakhiri hari ini.

Pengalaman Unik

Selama perjalanan dari Padang Sidempuan ke Bukittinggi, ada beberapa pengalaman unik yang kami temui. Salah satunya adalah melewati garis equator atau garis khatulistiwa di Bonjol. Ini adalah momen yang jarang bisa dialami, dan kami merasa sangat beruntung bisa melakukannya. Kami berfoto di depan tugu khatulistiwa sebagai kenang-kenangan.

Selain itu, kami juga merasakan bagaimana udara dan pemandangan berubah seiring perjalanan. Dari Padang Sidempuan yang mungkin lebih urban, kami bergerak menuju daerah pedesaan yang lebih tenang dan alami di sekitar Kotanopan. Udara segar pegunungan dan hijaunya hutan membuat perjalanan ini semakin menarik.

[ Baca Juga: Info Peta Rute Jadwal Trans Metro Dewata Bali ]

Kesimpulan

Perjalanan dari Padang Sidempuan ke Bukittinggi adalah salah satu petualangan seru dalam touring Pertamina Enduro Go Out Adventure. Rute perjalanan yang beragam membawa kami melintasi kota-kota menarik dan pemandangan alam yang memukau. Pengalaman melintasi garis khatulistiwa di Bonjol adalah salah satu momen puncak perjalanan ini. Kami berharap cerita perjalanan ini menginspirasi kamu untuk menjelajahi keindahan Sumatera lebih lanjut. Ayo, mulai rencanakan petualanganmu!